Berita Gereja

Pertama Kali dalam Sejarah Kota Medan Ibadah Jumat Agung dan Salib Berdiri di Depan Kantor Wali Kota


BeritaMujizat.com – Berita Gereja – Pertama kalinya dalam sejarah kota Medan, Ibadah Jumat Agung dengan drama “Jalan Salib (Via Dolorosa)” diadakan di jalan depan Kator Wali Kota Medan.

Kemarin, tepatnya hari Jumat tanggal  7 April 2023 Jemaat GEKI MRC Medan Marelan, Sumatra Utara mengadakan ibadah Jumat Agung dan jalan salib di depan kantor Wali Kota Medan. Pukul 15.00 WIB acara ini dimulai.

Diketahui jemaat GEKI MRC di Medan Marelan hingga ini masih beribadah di trotoar depan Kantor Wali Kota Medan sambil menunggu kejelasan izin dari pemerintah. Sudah lebih dari 14 Minggu mereka beribadah disana.

Baca Juga : Cerita Gereja di Medan, Sulit Dapat Izin, Diteror Warga, Terpaksa Ibadah di Depan Kantor Wali Kota

Jemaat memulai jalan salib dari jalan Kapten Maulana Lubis, depan hotel Aryaduta sampai kedepan Kantor Wali Kota Medan.

Setelah jalan salib dan drama penyaliban Tuhan Yesus, jemaat GEKI MRC mengadakan ibadah tepat di depan kantor Wali Kota Medan. Di sepanjang trotoar jalan mereka beribadah.

Pdt. Octavianus Nathanael selaku gembala sidang jemaat GEKI MRC Medan Marelan mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan di depan kantor Wali Kota Medan karena belum ada penyelesaian atas izin ibadah mereka.

Baca Juga : Kantor Lurah di Medan Tak Pernah Keluarkan Surat Izin Beribadah, Hanya Tolak?

Padahal mereka harus beribadah serta melaksanakan kegiatan Jumat Agung yang sudah dipersiapkan.

“Tidak mungkin tidak melakukan ibadah Jumat Agung dan rangkaian Paskah, jadi tetap melaksanakan kegiatan walaupun di jalan. Bagi kami ini justru ini sebuah keistimewaan dapat melakukan jalan salib dan ibadah Jumat Agung di depan kantor Wali Kota.” kata pendeta Octavianus Nathanael.

Walaupun ada banyak kendaraan dan bus yang melintas tepat disamping mereka, namun hal itu tidak menyurutkan niat mereka untuk tetap fokus beribadah. Terlihat jemaat GEKI Medan pun melakukan perjamuan kudus dengan sepenuh hati.

Bagi kota Medan ini sesuatu yang mengejutkan karena belum pernah terjadi. Banyak warga menyaksikan dan mengambil video. Bahkan masyarakat sekitar juga berkeluaran ke jalan untuk melihat.

Pendeta Octavianus bersyukur karena mereka merasakan ibadah tanpa dibatasi tembok. Dan di depan kantor Walikota Medan, Salib Kristus berdiri.

Baca Juga : Dilarang Ibadah Berulang Kali, Pendeta di Medan Tak Gentar, Minta Gereja Bersatu Lawan Intoleransi

Dalam ibadah Jumat Agung tersebut, pendeta Octavianus juga mengingatkan kepada jemaat dan berdoa bagi pemerintah yang ada jangan menjadi Firaun.

Saat Tuhan Allah akan membebaskan bangsa Israel dari tanah Mesir, Allah mengeraskan hati Firaun agar mereka tahu kemuliaan Allah.

Keluaran 14:4 (TB) Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.” Lalu mereka berbuat demikian.

Firaun tidak mau begitu saja membiarkan orang Israel pergi, sehingga Allah menghukum Firaun dan orang Mesir dengan sepuluh Tulah Mesir. Inilah sejarah paskah, pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir (Keluaran 12:14,17,21).

Pendeta Octavianus menyampaikan, bagi pemerintah yang menghalangi ibadah jangan sampai sepert Firaun.
Ketika Tuhan yang mengeraskan hati mereka, Tuhan hanya ingin mereka tahu siapa Tuhan dan mereka tunduk dengan apa yang Tuhan mau. Tetapi jika seperti Firaun tidak mau tunduk, maka dia dan pengikutnya binasa.

Comments

Related Articles

Back to top button