Daily Seeking God

Membaca Buku Yang Terbuka

Dari semua makhluk hidup, hanya manusia yang memiliki kemampuan literasi atau berbahasa. Sebab itu manusia memiliki perabadan, binatang tidak. Tulisan adalah bahan bakar peradaban. Sebab itu, ketika manusia purba "menuliskan" pengetahuan di gua-gua, dan batu-batu, sejarah bisa dilacak, peradaban bisa diteliti. Ketika Tuhan menulis dengan jariNya (finger of God) ke dua loh batu, hukum-hukumNya, Tuhan sedang menuliskan peradaban baru. Berfirmanlah…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Manusia Allah

Dalam setiap budaya, kehadiran "orang sakti" atau "orang pintar" yang menjadi panutan selalu ada. Kadang sebagai pelihat masa depan, penyembuh dari penyakit, pelindung dari mara bahaya, ataupun sebagai pengantara dengan dewa, ilah, atau tuhan-tuhan yang dipercaya sebagai otoritas tertinggi. Dalam dunia modern pun, orang-orang yang berpengatahuan dianggap "orang pintar" dan "sakti" karena mampu menciptakan teknologi dan peradaban yang baru. Meskipun…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Mencari Tuhan Dalam Keseharian (3)

Keseharian manusia berkutat dalam pencarian kebahagiaan dan keamanan. Dalam pencariannya, manusia selalu berhubungan dengan manusia lain. Bahkan sebenarnya, dalam pencariannya, manusia tidak bisa sendiri  harus bersama, berkelompok, dan bersosialisasi. Hubungan sosial inilah yang menjadi pesan utama Kristus yang ke-3 setelah kebahagian, dan kekuatiran di kotbah Bukit. Itulah sebabnya di Mat 7, penekanan soal jangan menghakimi dijelaskan secara detil. Matius 7:1-5…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Pada Mulanya

Kejadian 1:1 (TB)  Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Tulisan Musa yang sudah berumur ribuan ini membuka mata kita bahwa semua yang tidak kelihatan (langit) dan yang kelihatan (bumi) pada dasarnya adalah satu. Apabila yang tidak kelihatan dan yang kelihatan adalah satu, maka mengkotakkan kehidupan menjadi rohani dan jasmani adalah ketidakbenaran. Kehidupan Ilahi adalah satu kesatuan utuh antara langit dan bumi. Dua wilayah…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Mencari Tuhan Dalam Keseharian (2)

Bukan hanya kebahagiaan, dalam keseharian manusia kekuatiran sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Perasaan kuatir yang berakar dari rasa takut muncul karena keterpisahan manusia dengan Tuhan (Kej 3:10). Manusia didesain untuk bergantung sepenuhnya kepada sang Pencipta (Yer 17), sebab itu semakin jauh dari Tuhan semakin perasaan itu semakin kuat. Soal penyediaan makan, minum, pakaian, dan papan yang setiap hari menjadi…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Mencari Tuhan Dalam Keseharian (1)

Keberadaan Tuhan yang supranatural, kudus, dan tak tersentuh diyakini umat manusia karena dalam keseharian manusia tidak bisa menghindari kenyataan ada kesedihan, penyakit, sampai kepada misteri kematian. Sejak jaman purba manusia mencari sosok tuhan ini untuk proteksi, perlindungan, dan memberikan berkati. Sebab itu ada ritual-ritual yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa alami seperti banjir, panen, wabah, atau pun gunung meletus. Artinya, melekat dalam…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Mencari PribadiNya, Bukan AturanNya

Pencarian kepada Tuhan membawa kepada tuhan-tuhan atau Tuhan yang benar. Ada tuhan yang dipercaya pribadi dan hanya satu (monoteisme), atau banyak tuhan (politeisme), atau tuhan yang adalah sebuah gagasan, kekuatan, ataupun "yang tak dikenali" (panteisme). Yesus Kristus adalah Tuhan yang sangat pribadi. Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia, hidup seperti manusia, mati pun seperti manusia, tapi Dia bangkit dan hidup,…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Jejak-Jejak Ilahi

Manusia hidup dalam dimensi waktu. Dari kelahiran, kehidupan, sampai kematian, manusia tidak bisa keluar dari siklus waktu yang berjalan secara konstan (kronos). Dalam kronos inilah jejak-jejak Ilahi bisa dibaca dan diikuti. Itulah sejarah. Ketika jejak-jejak Ilahi disatukan dalam sebuah denah Ilahi (divine blueprint), Paulus mengatakan Allah bekerja dalam SEGALA SESUATU untuk mendatangkan kebaikan (Rom 8:28). Artinya setiap jejak Ilahi akan…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Menyelesaikan Diri Sendiri

Dimana Tuhan? DirumahNya. Itu jawaban yang paling sederhana. Kalau Tuhan benar-benar ada, Dia akan tinggal disatu tempat, yang disebut rumah. Karena Dia seorang Raja, maka tempat kediamannya disebut Istana Raja. Dan tempat Dia duduk disebut Tahta. Dan karena manusia asalnya dari Tuhan, maka rumah Tuhan adalah rumah manusia yang asli. Dunia dimana kita tinggal hanyalah kemah sementara yang pada akhirnya…
Lanjutkan Membaca...
Daily Seeking God

Rahasia Terbesar

Hanya Tuhan yang tahu Tuhan. Manusia tidak akan pernah mengerti dan bisa menemukanNya. Para pencari Tuhan mencoba mencariNya di gunung, lembah, laut, sungat, sampai ke gua-gua pertapaan, tapi Tuhan tidak ada disana. Sebagai Rahasia Terbesar di alam semesta ini Tuhan hanya bisa dimengerti apabila Dia membuka diri dan menyatakan. Itulah yang disebut Wahyu. Tanpa Wahyu, Tuhan hanyalah ide dan hasil…
Lanjutkan Membaca...