El-BethelRenunganRenungan Harian

Mandat Terakhir: Menjadi Saksi Kristus


BeritaMujizat.com – Renungan – Tiga setengah tahun Yesus melakukan pelayan dengan murid-murid, berkeliling mengajar, menyembuhkan orang sakit, melakukan mujizat dan bahkan membangkitkan orang mati.

Pelayanan Yesus berdampak dan bisa dirasakan hari ini lewat dua belas murid-Nya. Namun ingatkah kita detik-detik sebelum Yesus naik kembali ke surga, tertulis di Kisah Para Rasul yang pertama?

Yesus tidak menjanjikan pemulihan untuk Israel, justru Yesus memberi mandat kepada murid-murid untuk menjadi saksi sampai ujung bumi. Lalu apa arti semuanya itu? Bukankah Israel bangsa pilihan-Nya?

Hal yang perlu diingat, Israel memang bangsa pilihan-Nya, tapi bukan berarti Yesus mengabaikan bangsa yang lain. Dia peduli dengan siapa pun dan apa pun yang telah Dia ciptakan, maka itu sebabnya para murid diberikan mandat untuk melanjutkan apa yang Yesus lakukan.

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8)

Bacaan : Kisah Para Rasul 1

Pesan terakhir sebelum kepergian-Nya adalah pesan penting dan menjadi sebuah klimaks perjalanan Yesus. Dia ingin menjadikan kita sebagai perpanjangan tangan dan kaki Tuhan untuk melanjutkan cerita-Nya. Lalu, apakah kita sudah menerima dan melakukan pesan terakhir-Nya? Ya, ini waktunya kita menggenapi.

PERENUNGAN

  1. Apakah kita siap melalukan mandat yang telah Tuhan perintahkan?
  2. Apakah kita mau menjadi perpanjangan tangan dan kaki Tuhan untuk menjadi saksi dan melanjutkan cerita-Nya?

DOA

“Tuhan kami mengucap syukur atas kasih-Mu sehingga sampai hari ini kami masih bisa merasakan kebesaran-Mu dalam hidup kami. Tuhan beri kami kelayakkan untuk menerima mandat-Mu dan kami mau menjadi perpanjangan tangan dan kaki Tuhan. Kami percaya bahwa Tuhan yang mati di kayu salib untuk menebus hidup seluruh umat manusia adalah Tuhan yang sama yang menolong dan memelihara hidup kami sampai hari ini, Terimakasih Tuhan di dalam nama-Mu kami mengucap syukur, Amin.”

Penulis : Yonatan A.S.

Comments

Related Articles

Back to top button