Pesan MimbarSpiritualitas

Multiplikasi Rohani: Ketika Surga Melekat dengan Kita


BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai pokok anggur yang benar, dan Bapa-Nya sebagai pengusaha kebun anggur. Setiap ranting yang tidak berbuah dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah dibersihkan-Nya agar lebih banyak berbuah.

( Yohanes 15 : 1 – 3 ) 15:1 “Akulah pokok anggur yang benar  dan Bapa-Kulah pengusahanya. 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. 15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Ini menunjukkan bahwa Tuhan menginginkan kita untuk berbuah, dan tidak hanya berbuah sedikit, tetapi berbuah banyak. Proses pembersihan ini penting agar kita dapat menghasilkan buah yang lebih melimpah.

Baca Juga : Abide in Me

Hidup kita perlu dibersihkan supaya kita dapat berbuah lebih banyak. Kita harus tinggal di dalam Kristus, dan juga memastikan bahwa Tuhan tinggal di dalam kita. Ada hubungan yang erat antara kita dengan Bapa, dan Bapa dengan kita.

Pembersihan mencakup semua aspek kehidupan kita, termasuk cara kita mengelola keuangan dan hubungan kita. Jika kita bersih, kita akan melekat dengan Bapa, dan Bapa akan melekat dengan kita.

Seringkali kita merasa dekat dengan surga, tetapi pertanyaannya adalah apakah surga juga dekat dengan kita. Multiplikasi atau pertumbuhan yang berlimpah terjadi ketika kita melekat dengan Tuhan dan Tuhan melekat dengan kita. Yang harus kita pahami di luar Bapa, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Maka dari itu kita harus tinggal melekat dengan Dia, dan Dia melekat dengan kita.

Dalam Galatia 5:16, Paulus mengatakan, “Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” Karunia roh membangun yang di luar kita, sedangkan buah-buah roh membangun yang di dalam kita.

Bukan keadaan yang memurnikan kita, tetapi firman Tuhan. Firman Tuhan adalah pedang roh yang memurnikan dan membersihkan hidup kita.

Jika kita tidak memahami nilai-nilai firman Tuhan, kita akan sulit berbuah. Hidup kita bisa mandul dan pelayanan kita stagnan karena kita tidak pernah dibersihkan oleh firman Tuhan. Oleh karena itu, dalam segala aspek hidup kita, kita harus menyelaraskan hidup kita dengan firman Tuhan agar kita dapat berbuah lebat dan hidup dalam kelimpahan rohani.

Pesan mimbar ini disampaikan oleh Pdt. Benyamin Henry Setiawan, M.Th dalam ibadah Kingdom Family Service tanggal 2 Juni 2024.

Comments

Related Articles

Back to top button