Pesan Mimbar

Di Tepi Sungai Kerit


BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Dalam kehidupan kita pasti ingin bisa dan selalu menyenangkan hatiNya Tuhan. Menyenangkan di sini bukan dengan cara kita, tetapi dengan caraNya Tuhan. Seperti halnya Elia yang menyenangkan hatiNya Tuhan, dia menuruti dan berjalan sesuai apa yang Tuhan suruh dia lakukan.

Dalam 1 Raja-Raja 17:1-6 dikatakan bahwa Elia adalah orang yang bisa memerintahkan hujan kalau dia yang mengatakannya. Elia ini orang yang mengalahkan Baal. Tetapi sebelumnya, Elia di minta Tuhan supaya bersembunyi di tepi sungai Kerit. Dia dapat minum dari air di sungai Kerit dan akan ada burung gagak yang memberi dia makanan. Sungai Kerit adalah anak Sungai Yordan.

Supaya Sesuatu Yang Ilahi Itu Bisa Datang : 

1. Jangan Salah Tempat

Elia berjalan ke sungai Kerit maka berkat itu datang menghampiri dia. Ada banyak jalan di kehidupan kita, jangan kita salah tempat. Yang Ilahi itu datang, ketika kita berada di tempat yang benar. Tempat yang benar bagi kita adalah di dalam hadirat Tuhan. Elia adalah orang biasa tetapi karena dia taat dan mendengar perintah Tuhan, serta tidak salah tempat maka berkat Tuhan itu datang menghampirinya.

Ketika kita berjalan tepat menuju apa yang Tuhan suruh maka hasilnya akan luar biasa. Sungai Kerit berasal dari air hujan serta Sungai Kerit itu airnya kotor dan kecil tetapi arti dari Sungai Kerit itu adalah dipotong. Ada bagian-bagian hidup kita yang harus dipotong. Kalau kita tepat dalam waktu dan taat akan perintah Tuhan maka berkat itu akan datang kepada kita. Ini waktu untuk kita mengerjakan dan jangan diam karena Tuhan sendiri yang akan menyertai (Matius 28:20).

Ketika Tuhan menyuruh kita, maka jalan saja dengan taat dan setia. Maka akan ada penyediaan Tuhan di sana. Ketika kita digerakkan Tuhan, teruslah kita bergerak dan sampai kepada apa yang Tuhan suruh. Elia mendengar Tuhan untuk berpindah menuju tepi Sungai Kerit. Elia berpindah dari 1 tempat ke tempat yang Tuhan mau. Berjalan dengan apa yang Tuhan mau.

Tugas kita hanyalah menyenangkan hati Tuhan dengan mengikuti apa yang Dia mau. Aplikasi untuk gereja dan kehidupan pribadi kita adalah rela berpindah ke tempat yang baru sesuai apa yang Tuhan suruh kita lakukan. Berpindah menuju sungai kerit dari masing-masing hidup kita. Sehingga kita bisa menerima berkat Tuhan saat kita selalu datang kepadaNya (Mazmur 24:3-6).

Kalau kita mau taat dengan hati kita, dan kita rela berpindah dari 1 tempat ke tempat yang Tuhan suruh maka kita akan menerima berkat penyertaan Tuhan. Jangan salahkan Tuhan bila kita tidak mendapat berkat Tuhan. Sesuatu yang sedang dipindah Tuhan, pasti itu yang terbaik bila Tuhan sedang bergerak. Melangkah ke Sungai Kerit maka berkat Tuhan akan datang. Terus taat melangkah maka akan ada sesuatu yang belum pernah kita lihat dapat terjadi dalam kehidupan kita.

2. Tuhan Yang Sama Yang Menyuruh Pergi Ke Sungai Kerit Dan Tuhan Yang Sama Yang Mengeringkan Sungai Kerit. 

Elia disuruh Tuhan sembunyi di Sungai Kerit, tetapi sudah waktunya selesai untuk tinggal di Sungai Kerit maka Tuhan menyuruh Elia pergi menemui janda di Sarfat. Dalam kehidupan kita ada yang disuruh Tuhan pergi ke Sungai Kerit, tapi ada juga yang sudah selesai di sungai Kerit dan berpindah ke Janda Sarfat.

Tuhan sendiri yang pindahkan kita dari 1 tempat ke tempat yang lain. Tuhan mengeringkan sungai Kerit berarti supaya kita tidak mengandalkan manusia, supaya kita tidak bergantung kepada Sungai Kerit. Tapi seutuhnya hanya bergantung kepada Tuhan yang menyuruhnya. Ada yang lebih besar yang sudah Tuhan sediakan di depan bagi kita. Ada yang lebih besar dari sungai Kerit.

Sungai Kerit dikeringkan dan Elia berpindah ke tempat yang baru yaitu di tempat janda Sarfat. Dalam pelayanan sekarang ini Tuhan sedang bergerak di anak-anak yang butuh banyak dilayani. Ada sesuatu yang besar sedang bergerak. Bila kita terpanggil, maka terlibatlah dalam pelayanan anak-anak untuk menyiapkan mereka di masa depan.

Dari gereja kita, anak-anak sudah bisa melayani sampai ke bangsa-bangsa dan ini sudah terjadi. Dengan ibadah online anak-anak yang muda ternyata bisa sampai kepada bapak-bapak di bangsa-bangsa. Tuhan akan bergerak dari generasi ke generasi. Akan ada sesuatu yang bergerak ketika sungai Kerit itu dikeringkan. Ada sesuatu yang bergerak ketika semua itu dipindah Tuhan.

Tuhan mengubah cara-cara lama dan mengganti dengan cara-cara yang baru. Tuhan sedang membawa kita kepada perjalanan yang baru. Jangan terlalu lama menunggu di Sungai Kerit, tetapi berjalanlah menuju ke rumah janda Sarfat. Maka akan ada penyertaan dan penyediaan Tuhan bagi kita. Karena tujuan Elia yang Tuhan tetapkan adalah mengalahkan 450 Baal, bukan berada di Sungai Kerit ataupun janda Sarfat.

Keadaan yang indah menurut kita belum tentu itu indah bagi Tuhan. Karena hal yang indah bagi kita akan membuat kita merasa puasa dan cukup dan sulit berpindah. Jangan mengeluh bila Tuhan mengubah cara untuk kita lakukan. Jangan melihat dengan setengah mata, tapi melihat dengan mata iman kita. Karena cara yang lama akan Tuhan ubah dengan cara yang baru yang Tuhan tetapkan bagi kita.

3. Taat Menunggu WaktuNya Tuhan

Sungai Kerit itu tidak bisa surut dalam 1 atau 2 hari. Tetapi setiap hari Elia melihat bahwa Sungai Kerit itu menjadi kering dan habis airnya. Keadaan kehidupan dunia sering kali menghimpit kita, tapi teruslah taat. Eliapun taat dalam keadaan yang menghimpitnya waktu itu. Elia taat dan tidak keluar dari Sungai Kerit sebelum Tuhan menyuruhnya keluar dari Sungai Kerit. Elia menunggu dan tidak panik dengan keadaan yang menimpanya.

Ketika himpitan datang, kiranya kita tenang, berdoa dan datang kepada Tuhan. Tunggu Tuhan mau bicara apa kepada kita. Terus fungsikan Roh Kudus dalam hidup kita. Roh Kudus akan memberi tahu kita. Alkitab akan memberi tahu kepada kita, tetapi detailnya akan diberi tahu oleh Roh Kudus. Sesuatu yang membuat damai sejahtera dan untuk kemuliaan nama Tuhan maka itu bisa menjadi tanda bagi kita.

Ketika murid-murid Tuhan Yesus tidak mendapat ikan, ketika mereka menebarkan jala sepanjang malam. Tetapi Yesus menyuruh agar menebarkan jala ke sebalah kanan maka banyak ikan yang didapat dan perahu menjadi koyak. Ketika Tuhan sudah menyuruh kita pergi maka bagian kita adalah melakukannya. Dan pasti hasilnya akan luar biasa. Diperlukan personal revival atas setiap hidup kita. Terus tanya Roh Kudus dan menikmati berkat Ilahi itu ada bagi kita. Penyediaan Tuhan itu diberikan bagi kita.

Jangan sekedar melewati keadaan yang sudah tertata dan nyaman bagi kita, karena itu justru kita sulit menikmati waktu-waktu bersama Tuhan. Terus nikmati waktu bersama dengan Tuhan karena aliran-aliran air dan berkat Tuhan akan dicurahkan bagi kita. Terus berjalan dengan apa yang Tuhan mau. Dan tekun mencari kehendak Tuhan.

Kita percaya bahwa orang yang mencari Tuhan tidak akan pernah menjadi kekurangan lagi. Karena kita senantiasa berada di tempat yang tepat. Semakin kita mengikuti aliran air dan tinggal di dalamnya maka akan ada sesuatu yang memancar keluar dari dalam hati kita. Berkat Tuhan itu tidak pernah akan menjadi kering. Semua diberkati Tuhan seperti halnya janda Sarfat.

Semua tepat, pas, dan melimpah Dia sediakan bagi kita. Ikuti dan terus terlibat dari satu tempat ke tempat yang lain. Maka secara spirit berkat itu sudah kita terima tinggal kita realisasikan secara daging. Kita berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk menerima sesuatu yang baru yang Tuhan sudah siapkan bagi kita.

Firman Tuhan ini disampaikan oleh Bp. Pdt. Benyamin Henry Setiawan, S.Miss pada di hari Minggu Sore, 30 Mei Juni 2021 di ibadah Online Di Bethany El Bethel Solo Baru.

Comments

Related Articles

Back to top button