RenunganSpiritualitas

Cari Tuhan sebelum Pengetahuan


BeritaMujizat.com – Renungan – Sering kali ketika menghadapi masalah, kita melakukan hal yang sebaliknya dari apa yang diajarkan Firman Tuhan. Kita langsung mencari jawaban: bertanya kepada banyak orang, membuka internet, mencari berbagai pendapat, atau mencoba menemukan solusi dengan kemampuan sendiri. Setelah semua cara dilakukan, barulah kita datang kepada Tuhan.

Padahal Alkitab mengajarkan urutan yang berbeda: carilah Tuhan terlebih dahulu.

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
Amsal 1:7

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.” Artinya, pengetahuan yang benar tidak hanya dimulai dari apa yang kita ketahui, tetapi dari siapa yang menjadi sumber pengetahuan itu sendiri—Tuhan.

Amsal 2:6 berkata:

“Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.”

Tuhan tidak hanya mengetahui sebagian dari hidup kita. Dia mengetahui seluruhnya. Dia melihat apa yang tidak dapat kita lihat, memahami apa yang belum kita pahami, dan mengetahui jalan yang bahkan belum pernah kita tempuh.

Karena itu, ketika kita mencari Tuhan, kita sedang datang kepada sumber hikmat itu sendiri.

Jangan hanya bertanya, “Apa jawabannya?”
Belajarlah bertanya, “Tuhan, apa yang Engkau katakan tentang hal ini?”

Jangan hanya mencari solusi, tetapi carilah kehendak-Nya. Sebab jawaban manusia bisa terbatas, tetapi Tuhan melihat keseluruhan hidup kita.

Inilah mengapa takut akan Tuhan menjadi permulaan pengetahuan. Ketika kita menghormati Tuhan, menempatkan Dia sebagai yang terutama, dan datang kepada-Nya terlebih dahulu, hati kita sedang diposisikan untuk menerima hikmat dari-Nya.

Yakobus 1:5 berkata:

“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia meminta kepada Allah…”

Kita tidak perlu malu berkata, “Tuhan, aku tidak tahu.” Justru pengakuan bahwa kita tidak tahu dapat menjadi awal dari sebuah proses belajar bersama Tuhan. Ketika kita berhenti mengandalkan pengertian sendiri dan mulai meminta hikmat kepada-Nya, Tuhan menolong kita melihat segala sesuatu dengan perspektif yang benar.

Jangan Mulai dari Google, Mulailah dari Tuhan

Hari ini, jangan terburu-buru mencari jawaban sebelum mencari Tuhan.

Jangan mulai dengan Google, mulai dengan Tuhan.
Jangan mulai dengan pendapat manusia, mulai dengan Firman.
Jangan mulai dengan kepanikan, mulai dengan doa.

Bukan berarti kita tidak boleh belajar, mencari informasi, atau mendengarkan nasihat orang lain. Tetapi semuanya itu harus ditempatkan setelah kita datang kepada Tuhan dan meminta hikmat-Nya.

Sebab Tuhan bukan sekadar Pribadi yang memiliki jawaban atas masalah kita. Tuhan adalah sumber pengetahuan dan hikmat itu sendiri.

Karena itu, sebelum mencari jawaban, carilah Tuhan.
Sebelum mengambil keputusan, berdoalah.
Sebelum mempercayai berbagai suara, dengarkan Firman-Nya.

Ketika kita mencari Tuhan terlebih dahulu, Dia akan menuntun kita untuk mengetahui apa yang perlu kita ketahui dan menunjukkan bagaimana kita harus berjalan.

Carilah Tuhan terlebih dahulu. Dari sanalah pengetahuan, hikmat, dan arah yang benar dimulai.

Comments

Related Articles

Back to top button