Pesan Mimbar

Abide in Me


BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Ketika kita berada di tempat kerja, tidak ada band pengiring ibadah yang mengiringi kita untuk menyembah Tuhan. Ketika kita di sekolah maupun kampus tidak ada WL dan singer yang mengajak kita menyembah Tuhan.

Tapi, kita sebagai pengikut Kristus haruslah melekat kepada Kristus dan penyembahan itu setiap saat apapun keadaanya dan dimanapun.

Yohanes 14 : 15 ”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Ayat ini hadir ketika yesus akan menghadapi hari-hari penyaliban. Yesus tahu bahwa Dia akan disalib, bangkit dan akan naik ke sorga. Tetapi Dia memberikan kepada kita seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kita selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.

Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus yang diam dalam hidup kita. Roh Kudus adalah pribadi yang hidup bersama kita. Roh Kudus pribadi yang bisa menangis, bisa tertawa, Dia bisa menari bersama dengan kita.

Di dalam hidup kita ada sesuatu yang besar. Di luar kekuatan kita ada kekuatan supernatural. Supernatural power yang tidak bisa dibendung itulah kuasa Roh Kudus, Roh Tuhan dalam hidup kita.

Kalau ada Roh kudus dalam hidup kita, kita akan peka bukan pekok (bodoh). Kita akan menyadari apa yang Yesus mau kerjakan melalui hidup kita.

Hidup kita bersama dengan Roh Kudus adalah terobosan untuk orang lain. Terobosan untuk kampus kita, terobosan untuk tempat kerja kita dan dimana kita berada.

Tuntunan Roh Kudus itu bagian yang sangat natural buat kita jadi jangan canggung  bertemu dengan orang yang baru. Ketika kita harus berdoa untuk orang yang baru kita kenal di luar sana jangan canggung. Ikuti saja tuntunan Tuhan karena ada otoritas yang besar.

Yohanes 15 : 5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Kita harus melekat dengan Tuhan. Maka hidup kita akan berbuah banyak. Disisi lain, ketika kita melekat, ranting itu juga dibersihkan.

Semakin kita dibersihkan, semakin kita akan berbuah banyak. Memotong hal yang tidak perlu dihidup kita. Maka kita akan lebih maksimal dalam hidup.

Yesus berkata bahwa Dia-lah pokok anggurnya dan kita adalah ranting-rantingnya. Pokok anggur akan berbuah melalui ranting-rantingnya.

Melalui hidup kita yang melekat dan mau dibersihkan maka pokok anggur itu akan berbuah lebat dan dapat dinikmati buahnya. Tuhan membutuhkan kita untuk menjadi perpanjangan tanganNya di dunia ini. Bagaimana pohon dapat dikenali, kalau tidak melalui buahnya?

Maka tugas kita adalah menjadi ranting-ranting dari pokok anggur. Menjadi perpanjangan tangan Tuhan dan berbuah bagi dunia, sehingga orang-orang akan melihat kemuliaan Tuhan melalui hidup kita.

 

Pesan mimbar ini disampaikan oleh Pdt. Benyamin Henry Setiawan, S.Th dalam ibadah Kingdom Family Service tanggal 28 Januari 2024.

Comments

Related Articles

Back to top button