Pesan Mimbar

2021 Year Of Open Ancient Gates


2021 YEAR OF OPEN ANCIENT GATES

YESAYA 62:10

 

BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Part 1 Manusia hidup oleh setiap janji Tuhan. Bahkan Dia tidak pernah lupa atas setiap janji-janjiNya. Begitu juga dengan janji Allah kepada Abraham. Janji Tuhan kepada Abraham diulang kembali kepada Yakub anaknya. Pertemuan Yakub yang pertama Yakub dan Tuhannya ada di Bethel dimulai dari ketika dia lari dari rumah bapaknya sampai dia bermimpi dan melihat ada pintu gerbang surga yang terbuka. Yakub tidak mengenali bahwa Tuhan itu ada di sana bersama dia (Kejadian 28:10-22).

Ada sesuatu yang sedang Tuhan buka di tahun ini. Oleh sebab itu harus bisa mengenalinya. Jangan sampai kita tidak mengenali dan mengetahuinya. Bahwa Tuhan sedang membuka pintu-pintu janjiNya yang mungkin kita sendiri tidak pernah membayangkannya. Janganlah kita biarkan diri kita terlewat dengan musim dan kairos ini.

Kita akan akan mulai dikenali oleh orang-orang. Ada waktu waktu bukan hanya mengenali pintu gerbang tapi kita akan dikenali oleh orang lain. Oleh sebab itu teruslah hidup dalam alur dan bagian yang Tuhan tetapkan sehingga kita tidak kehilangan berkat yang akan datang di setiap musim yang Tuhan tetapkan.

     1. Tidak Mengenali

Yakub tidak mengenali karena dia capek ketika dia lari dari rumah ayahnya Abraham. Kecapaiannya membuat dia sampai tertidur pulas di atas batu dan membuatnya tidak bisa mengenali bahwa Tuhan ada bersama dia waktu itu di tempat itu. Oleh sebab itu kita perlu belajar dari pengalaman yang dialami Yakub, supaya kita peka sehingga dapat mengenali bahwa Tuhan sedang berbicara, Dia sedang bekerja, bahkan ketika Dia sedang menggenapi segala rencanaNya.

     2. Rumah Yang Menjadi Pintu Gerbang Surga

Rumah kita akan menjadi Gate of Heaven (pintu gerbang surga). Ketika pintu gerbang surga itu terbuka maka kita akan punya akses untuk melakukan apa yang kita mau. Kita punya akses yang tidak terbatas. Jangan sampai diganggu dengan apa yang kelihatan untuk lebih dalam mengenal Tuhan. Dalam Yesaya 62:8-10 tugas kita adalah berjalan ketika pintu itu sudah dibuka. Tahun ini kita harus menjalani dan mengerjakan apa yang kita ambil.

     3. Mulai Menjalani

Ini menjadi musim supaya kita menjalani dan bertindak untuk setiap apa yang telah Tuhan janjikan. Ini menjadi waktu untuk berjalan, mempersiapkan jalan, membuka jalan, menyingkirkan setiap batu demi batu dan menegakkan panji-panji untuk bangsa-bangsa (Yesaya 62:10).

 

Part 2 Dalam Yesaya 62:10-12 sebuah nubuatan dari nabi Yesaya bahwa Tuhan akan datang dalam kemuliaanNya. Oleh sebab itu kita mempersiapkan jalan bagi Dia. Tuhan mau menjadikan kita sebagai mahkota bagi Dia.

     1. Tuhan Ingin Menjadikan Kita Kebanggaannya

Dia ingin bangga dengan apa yang kita lakukan. Kita di persiapkan sedemikan lama untuk ada di musim ini. Dalam Yesaya 60:15 ada waktu panjang untuk gereja ini dipersiapkan sampai akan dikenali oleh dunia luar. Sebuah proses yang panjang dan dibutuhkan ketaatan dan kesetiaan untuk bisa sampai di titik ini.

Dia ingin menjadikan kita kebanggaan abadi dan kegirangan bagi Dia. Dalam kehidupan ini selalu ada 2 pilihan, yaitu apa kita asal hidup sesuai kehendak kita atau kita menurut dalam ceritaNya. Karena KasihNya yang besar bagi kita, Tuhan sendiri yang berjanji menjadikan kita sebagai mahkota dan dia bangga kepada kita.

Wasti yang kecantikannya tidak dapat menandingi kecuali Ester. Wasti tidak mau menjadi kebanggaan dari raja baginda. Matius 3:16-17 Bapa bangga kepada kehidupan Yesus yang menggenapi kehendak BapaNya. Begitu juga dengan gereja kita, Bethany El Bethel Solo Baru menjadi perpustakaan rohani. Di mana disini akan banyak sekali rahasia diberikan.

     2. Mengerti Kehendaknya (Berkenan)

Dalam Kejadian 33:10 sebuah cerita ketika Yakub bertemu dengan Esau kakaknya dan memberikan persembahan kepada Esau. Yakub serasa melihat wajah Allah dalam wajah Esau. Dan Yakub merasa bahwa Esau berkenan atas kepulangannya. Ada rasa suka dan berkenan yang di rasakan Yakub dengan kakakNya.

Tuhan itu pribadi. Kita harus bisa merasakan perasaan Tuhan yang melihat diri kita sekarang. Kita harus mampu menangkap perasaan Tuhan dan terus belajar mengerti kehendak Tuhan setiap hari. Dia mau kita berjalan seturut dengan kehendakNya dan hidup berkenan bagi Dia.

     3. Mengerti Bahasa Tuhan

Dalam Ulangan 8:3 dikatakan bahwa kita hidup bukan dari roti saja tetapi dari segala yang diucapkan oleh Tuhan. Perjalanan Bangsa Israel selama 40 tahun supaya membuat mereka paham bahwa manusia hidup bukan karena roti tapi dari setiap perkataan Tuhan. Kita harus bisa memgerti bahasaNya Tuhan yang berbicara kepada kita. Perjalanan yang panjang itu dibiarkan supaya membuat kita mengerti apa mau dengan maksud Tuhan.

Dalam Yohanes 8:43 kalau kita bisa mengerti bahasa Tuhan, maka kita akan bisa membaca segala tulisan Tuhan. Kita harus bisa memastikan bahwa setiap kita bisa mendengar ucapan dan perkataan Tuhan. Memastikan setiap telinga kita, setiap hati kiya dan setiap roh kita mendengar dan menangkap apa yang Tuhan sampaikan.

Dalam Amsal 1:2,6,7 dikatakan bahwa kita harus bisa mengerti Tuhan, mengerti segalanya ibarat kita menjawab sebuah teka teki. Hanya mengenal Dia sebagai pribadi kita akan bisa mengenal hikmat, pengetahuan, pengertian, didikan, kecerdasan, kepandaian dan yang lainnya yang semua berasal dari Tuhan.

Karena kita mengerti bahasa Tuhan, bahasa perasaan Tuhan, mengerti hikmat Tuhan maka kita bisa mengerti maunya Tuhan. Kita mampu hidup dalam teka-teki dan bisa menjawabnya. Pola pikir dan Mindset kita harus diubah dan harus berada dalam ketepatan Tuhan sehingga kita mampu berjalan dalam setiap jalan-jalan yang sudah ditetapkanNya.

Tanpa di hentikan sebuah waktu dan cerita itu akan terus berjalan dan sesungguhnya tidak bisa berhenti. Begitu juga dengan keluarga kita di Kingdom Family Networking bahwa keluarga ini berjalan dalam waktu yang Tuhan tetapkan dan cerita yang Dia tulis. Ada DNA yang sudah Tuhan berikan atas keluarga ini di setiap tahunnya. Ini bisa menjadi dasar untuk keluarga ini berjalan tepat dengan apa yang Tuhan rencanakan. Akan ada banyak pintu-pintu kuno yang secara tak kita duga, Dia sanggup bukakan. Hanya orang-orang yang sisa yang masih setialah yang akan menikmati setiap pintu-pintu yang Tuhan bukakan. Setiap kita harus mengambil bagian untuk selalu menjaga penjaga hadirat Tuhan untuk selalu menyanyikan nyanyian baru kepada Tuhan.

Ancient Gates itu berbicara sesuatu yang spirit dan rohani. Oleh sebab itu harus melihat dan menangkap dengan iman. Secara alam spirit pintu-pintu kuno itu sedang dan sudah dibuka. Tinggal kita merealisasikannya di dunia nyata. Sebagai penjaga pintu itu tidak terlihat. Penjaga pintu ini tugasnya hanya mencari, mengerti dan menunggu maunya Tuhan.

3 Konsep Ancient Gates :

     1. Ancient Times

Waktu sangat menjadi hal yang sangat penting dan sesuatu yang tidak bisa kita hentikan. Dalam Mazmur 68:33-34 dinyatakan bahwa ada sesuatu yang purbakala yang sudah Tuhan siapkan dan rencanakan. Ada sesuatu yang keluar dari mulut Tuhan, di mana ada waktu Tuhan sudah merencanakanNya. Ada waktu di mana waktu itu adalah saat Tuhan merancang hidup kita di “Ancient Times” sebagai waktu yang sangat singkat.

Tuhan merencanakan semua di ancient times yaitu waktu purbakala. Rencana Tuhan yang sudah Dia siapkan maka Tuhan akan mewujudkannya dan Dia mencari kita untuk menjadi penggenapNya. Mimpi-mimpi dan rencana Tuhan harus di wujudkan melalui kita (Yesaya 46:10-11). Orang yang hidup dalam pondasi kekal tidak akan tergoyahkan oleh apapun (Matius 13:35). Akan ada beyond Kairos ketika kita hidup dalam Ancient Times (Ibrani 11:1). Sehingga setiap orang yang percaya akan hidup di “Eternal Times” ( Yohanes 3:16) di mana kita hidup dalam waktu kekekalan.

     2. Ancient Days 

Dalam Daniel 7:9;10;13;22 dikatakan bahwa yang lanjut usia itu adalah majelis pengadilan dan di bukalah kitab-kitab (ayat 9). Kekuasannya adalah kekuasaan yang kekal yang tidak akan lenyap dan kerajaannya ialah yang tidak akan musnah (ayat 13). Dan orang-orang kudus yang akan memegang pemerintahan (ayat 22). Menjadi bagian di lanjut usia dan memegang pemerintahan. Karena dalam ketidakmampuan, di dalam Tuhan setiap yang lanjut usia akan tetap berguna.

     3. Ancient Gates (Pintu Yang Berabad-Abad)

Dalam Mazmur 24:7-8 dikatakan bahwa akan ada pintu-pintu gerbang yang dibukakan, ada pintu-pintu yang berabad-abad yang dibukakan, supaya raja kemuliaan masuk dan siap memimpin peperangan. Ketika pintu itu terbuka maka ini menjadi waktu untuk berperang. Kita harus siap sedia untuk Kingdom untuk Spiritual Warfare.

Cara menangnya adalah kita selalu melihat Dia Tuhan yang besar, yang jaya dan perkasa yang turun tangan sendiri memimpin peperangan. Dia adalah El-Gibbor (The Lord Strong and Mighty) di Ulangan 10:17-21 dikatakan bahwa kita ada di dalam Dia dan Dia ada di dalam kita. Tidak ada satupun yang bisa menyentuh kita ketika kita memasuki pintu gerbang. Dengan iman percaya bahwa Dia ada di hidup kita dan sebaliknya. Kita hanya perlu untuk selalu “Percaya” dan “Tidak Menyerah”. Ini waktunya untuk melaksanakan setiap keputusan-keputusan Tuhan dan Keputusan Surga. Tuhan sudah bicara dan sudah telah sejak lama mengatakannya. Tuhan membutuhkan kita untuk kita melakukannya. Ini wakunya melakukan, sehingga ini menjadi waktu yang sangat berharga dan maksimal untuk selalu berproses dengan Tuhan dan sekeliling kita masing-masing. Ini waktuNya Tuhan melaksanakan segala keputusan-keputusan yang sudah Dia tetapkan.

Firman Tuhan ini disampaikan oleh Bp. Pdt. Benyamin Henry Setiawan (Part 1) dan Pdt. Yusuf Hanny Setiawan, SE,M.B.A (Part 2) pada hari Minggu, 03 Januari 2021 di ibadah Online Di Bethany El Bethel Solo Baru.

Penulis : Yohana Sri Pamularsih

Comments

Related Articles

Back to top button