Daily Seeking God

Tselem and D’muth


Tuhan itu selalu ada, tapi tidak selalu dikenali. Para pencari-pencari Tuhan hanya perlu melihat sekeliling dan jejak kaki dan tangan Tuhan ada disetiap benda, dan makhluk hidup disekitar karena Dialah Pencipta segalanya.

Dialah Causa Prima, penyebab dari segala sebab. Hanya ada tiga golongan disekitar kita 1). Benda mati 2). Hewan dan 3). Manusia. Benda mati dan hewan adalah obyek dari manusia. Tetapi sesama manusia itu sejajar. Masing-masing adalah subyek, tidak ada yang lebih atau rendah. Bahkan, masing-masing diciptakan segambar dengan  Allah.

“Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi”.(Kej 1:26).

Kata gambar dalam bahasa ibraninya tselem yang artinya adalah suatu figur perwakilan, rupa adalah d’muth yang berarti model dari yang asli. Masing-masing dari manusia memiliki DNA Tuhan.

Jadi kita bisa mengenali sifat-sifat Ilahi dari manusia lain. Itulah sebabnya kehidupan berkomunitas dan “saling” (mengampuni, mengasihi, menolong) adalah nilai-nilai utama yang diajarkan para pencari Tuhan.

Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.(I Yoh. 4:8). Inilah sebabnya, bahkan institusi yang menyebut “gereja”pun kadang gagal mengenali Dia. Karena gagal mengasihi. Apakah kita sudah segambar dan serupa Tuhan?. Bertanyalah kepada manusia disekiling kita. Mau belajar gambar dan rupa Tuhan?. Belajarlah dari manusia disekeliling kita.(yhs).

 

Daily Seeking God
– 10 Tahun Perenungan Mencari Tuhan –
Daily Seeking God adalah kumpulan tulisan Hanny Setiawan selama 10 tahun.  Ditulis secara spontan ketika ada pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri.  Dengan mengikuti “renungan harian” ini diharapan bisa mengerti pergumulan batin selama 2009-2019 penulis.

 

Comments

Related Articles

Back to top button