BeritaMujizat.com – Pendalaman Alkitab – “Siapakah Yesus bagimu?”, tanya seorang dosen ketika saya sedang ujian proposal Tesis Teologi. Ketika pertanyaan itu dilontarkan, saya merasa aneh mengapa pertanyaan seperti itu dilontarkan, karena jelas saja Yesus itu Tuhan, tidak perlu diragukan lagi!

Lalu saya menjawab, “Dia Tuhan.” Setelah saya menjawab dengan jawaban itu, dosen saya terus saja bertanya, sepertinya beliau tidak puas dengan jawaban saya. Dalam beberapa pertanyaan lanjutan, saya mengatakan, “Bagi saya, Yesus itu bapa, tapi juga sahabat..”

Beliau masih saja tidak puas dengan jawaban saya dan terus menggiring saya dengan banyak pertanyaan. Sampai satu titik saya menjawab, “Dia Allah!”

“Nah itu Dia…! Yesus itu Allah!” Seru dosen saya. Akhirnya, dosen saya terlihat puas ketika saya menjawab bahwa Yesus adalah Allah.

Dari peristiwa sederhana tersebut, saya seperti disadarkan bahwa Yesus bukan sekedar Tuhan, tapi Dia adalah Allah. Dikatakan Allah karena memang Dia Tuhan yang sangat besar, bahkan Maha besar, Maha Pencipta. Yesus Allah, Dia bukan ciptaan. Dia Allah yang kekal dan tak terbatas.

Apakah Allah? Atau lebih tepatnya, Siapakah Allah?                                                                   

“Allah adalah Roh, tidak terbatas, kekal, tidak berubah dalam diri-Nya, kemurahan-Nya, dan kebenaran-Nya.” (Buswell, A Systematic Theology of Christian Religion, I, hal. 30)

“Allah adalah Pribadi yang Esa, tak terbagi, mutlak, rohani semata-mata, memiliki kesempurnaan yang tak terbatas, sepenuhnya imanen dalam seluruh dunia, namun pada hakikatnya transenden terhadap segala yang ada!” (Hoeksema, Reformed Dogmatics, hal. 60)

“Allah adalah Roh yang tidak terbatas dan sempurna; di dalam Dia segala sesuatu bersumber, terpelihara, dan berakhir.” (Strong, Systematic Theology, hal. 52)

Karena Allah adalah Roh yang kekal dan tidak terbatas, maka tidak ada satupun manusia yang bisa menjangkau-Nya. Mustahil manusia bisa menjangkau Allah, mustahil manusia bisa menemukan Allah. Oleh karena itulah Allah yang harus turun untuk menjangkau manusia. Ketika agama di dunia mengajarkan manusia untuk mencari Allah, Iman Kristen mengajarkan bahwa Allah turun untuk mencari manusia.

“Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.” (Yohanes 1:18)

Yesus adalah Allah yang turun untuk mencari manusia. Dia Allah yang tidak terbatas tetapi mau menjadi manusia yang terbatas untuk anda dan saya. Dia Firman yang menjadi manusia.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” (Yohanes 1:1-3)

Jadi, Siapakah Yesus bagimu? Dia Allah!

Penulis : Yunita Stella

Comments

https://i0.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/06/Isa-Almasih.jpg?fit=600%2C372&ssl=1https://i0.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/06/Isa-Almasih.jpg?resize=600%2C372&ssl=1adminPendalaman AlkitabYesus adalah Tuhan,Yesus KristusBeritaMujizat.com - Pendalaman Alkitab - “Siapakah Yesus bagimu?”, tanya seorang dosen ketika saya sedang ujian proposal Tesis Teologi. Ketika pertanyaan itu dilontarkan, saya merasa aneh mengapa pertanyaan seperti itu dilontarkan, karena jelas saja Yesus itu Tuhan, tidak perlu diragukan lagi! Lalu saya menjawab, “Dia Tuhan.” Setelah saya menjawab dengan jawaban...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan