Pesan Mimbar

Rosh Hashanah (Sore)


ROSH HASHANAH

1 RAJA-RAJA 8:2

 

BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Ada perjanjian yang Tuhan sudah buat bagi kehidupan kita. Dia adalah Allah Imanuel yang selalu menyertai sampai saat ini. Memasuki tahun baru menjadi hari raya sukacita dan itu adalah sebuah tanda kemenangan memasuki jalan yang baru, kita memasuki pintu gerbang yang baru. Memasuki level iman yang baru dan semakin naik dan tinggi. Di jalan yang tepat dan semua tepat bergerak seperti yang Tuhan mau.

Di saat-saat tertentu Tuhan berbicara dan kita belajar memahami untuk hidup kita. Tangan yang disilangkan antara Mansye dan Efraim. Tahun baru yang berbeda yaitu Pey Bet. Pey berarti mulut dan bet berarti rumah. Ini menjadi tahun pemberhentian dan sabat bagi kita. Kita sekaligus memasuki tahun sabat. 7 tahun sekali kita memasuki tahun sabat. Bukan hanya level komunitas tapi setiap pribadi tahu maksud Tuhan dalam hidup kita.

Ada sesuatu yang Tuhan beri bagi kita memasuki bulan Efraim. Seperti dalam  Kejadian 41:50 Posisi Yusuf ada di kejayaan sebagai penguasa. Lahir bagi Yusuf oleh Asnat yaitu Manasye yang berarti bahwa Allah telah membuat aku lupa pada kesukarannya. Sedangkan Efraim berarti berbuah dan dilipat kali gandakan. Kita kembali pada perjanjian Allah kepada Adam. Perjanjian kepada Adam diulang kembali pada lahirnya Efraim. Arti Efraim sama dengan perjanjian kepada Adam.

   1. Kita Belajar Mengenali Rencana Tuhan

Tuhan selalu menepati janjiNya. Tapi kita selalu keluar dari janji dan rencana Tuhan. Dari pihak Tuhan selalu menepati janjiNya.Tapi kita yang sering keluar dari janji Tuhan. Dari cerita tentang hak kesulungan selalu berpindah-pindah sampai kepada Efraim dan Manasye.

Dalam hal kita mengikut Tuhan maka akan selalu baru setiap hari seperti dalam  Ratapan 3 :20-24. Selalu baru kasih Tuhan. Tuhan dan Dia menciptakan sesuatu yang baru. Ada sesuatu yang diciptakan baru bagi kita. Tuhan punya destiny bagi kita. Destinya Tuhan harus bertemu dengan kita. Setiap hari diciptakan Tuhan yang baru dan Tuhan adalah porsi kita. Supaya kita bisa mengenali rencana Tuhan.

2. Jangan Keluar dari Jalur

Kalau ada sesuatu yang tertunda maka kita kehilangan kairos. Karena menunggu di hari tersebut tapi tidak kita lakukan dan alami. Kita perlu mengejar Tuhan karena ketaatan yang tertunda adalah ketidaktaatan. Jangan pernah ada penundaan bahkan hidup yang sering menunggu.

Kita mengerjakan apa yang ada ditangan kita dan jangan menundanya. Hal yang kecil akan menjadi percontohan bagi banyak orang. Menemukan rencana Tuhan dalam hidup kita. Efraim sebuah tanda supaya kita bisa memasuki rencana Tuhan. Kita mengenali Tuhan maka ada sesuatu yang akan dilahirkan kembali.

Kita menemukan titik-titik temu untuk bertemu denganNya. Memasuki sesuatu yang baru yang Tuhan berikan dan kita perlu menabur. Kita membuka diri untuk mengerjakan bersama. Kita bertemu dengan rencana Tuhan setiap hari. Dan kita merealisasikan rencana Tuhan itu bagi kita.

Dalam Hosea 7:8 Efraim mencampurkan dirinya kepada sesuatu yang bukan Tuhan. Kita kehilangan bagian yang penting. Jangan keluar dan melarikan diri dari pertempuran yang sudah ditetapkan. Ketika kita melarikan diri keluar dari rencana Allah maka kita akan kehilangan banyak hal. Kalau kita punya mimpi besar tapi keluar dari batasan maka akan menjadi Babel. Biarkan hidup kita hidup dalam nilai-nilai kebenaran yang sudah Tuhan tetapkan dalam diri kita.

Jangan keluar dari garis dan batasan yang Tuhan tetapkan tetapi hiduplah dalam garis Tuhan. Tinggal dalam garis yang Tuhan tetapkan. Terus berjalan dengan apa yang Tuhan mau. Jangan berhenti di perlombaan yang Tuhan tetapkan. Ini menjadi tahun sabat dan menjadi tahun perlunasan setiap hutang masa lalu kita. Dan ini menjadi tahun kita berdiam di dalam Tuhan.

Menjadi penggenapan setiap rencana Tuhan. Ada sesuatu yang baru yang Tuhan tetapkan dalam hidup kita. Menjadi perayaan yang yang Tuhan berikan. Kita akan menemukan pribadinya. Dalam Zakahria 9:13 nubuatan tentang kedatangan Mesias. Efraim akan menjadi seorang pahlawan. Dan kita bisa menjadi Efraim yang bisa kita mulai dari pengenalan akan Tuhan setiap hari.

Firman Tuhan ini disampaikan oleh Bp. Pdt. Benyamin Henry Setiawan, S.Miss pada Minggu, 5 September 2021 di ibadah sore gereja Bethany El Bethel Solo Baru.

Comments

Related Articles

Back to top button