BeritaMujizat.com – Poleksobud – Masyarakat seluruh dunia saat ini harus menghadapi krisis yang diakibatkan oleh virus Covid-19. Selain menghadapi ancaman penyakit yang dibawa oleh virus ini, masyarakat harus menghadapi ancaman krisis ekonomi.

Banyak orang terpaksa kehilangan pekerjaan atau usaha mereka karena kondisi ekonomi yang sangat lesu. Goncangan pada sektor ekonomi ini tentu akan membawa pengaruh yang besar pada aspek kehidupan masyarakat yang lain.

Ditengah krisis yang semakin parah, keluarga Kingdom Family Network (KFN) mendapat pesan agar Gereja Tuhan bangkit dan berdiri ditengah krisis (standing in the gap). Gereja Tuhan dipanggil untuk mengerjakan “Lumbung Yusuf” untuk menghadapi krisis yang sedang terjadi.

Lumbung Yusuf berbicara tentang bagaimana Gereja Tuhan menyatakan hikmat dan otoritas Allah untuk menghadapi krisis yang sedang terjadi. Gereja Tuhan disini bukan hanya organisasi Gereja, melainkan adalah setiap orang yang percaya.

Pesan lain yang didapat dan menguatkan tentang Lumbung Yusuf adalah pesan yang diajarkan Tuhan Yesus untuk memberi makan dan melayani orang-orang terlantar. Tuhan Yesus mengajarkan salah satu esensi utama beribadah adalah dengan memperhatikan dan berbagi dengan orang yang membutuhkan.

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan. Matius 25 : 35

Setiap orang percaya, apapun pekerjaan dan panggilan yang Tuhan percayakan padanya harus mengupayakan agar tidak terjadi kelaparan. Gereja dipanggil menjadi Yusuf-Yusuf yang baru yang dengan hikmat dan otoritas yang diberikan Allah membuat sebuah lumbung yang menolong banyak orang dari krisis.

Merespon pesan ini pesan ini, KFN segera membentuk tim kerja untuk mengerjakan “Proyek Lumbung Yusuf”. Proyek ini mengajak untuk berbagai sembako dan kebutuhan pokok kepada yang membutuhkan.

Project ini ditangani langsung oleh divisi sosial KFN yaitu Anak Kasih Indonesia (AKI). Kloter pertama pembagian telah selesai dibagikan pada yang membutuhkan. Pada kloter pertama ini, sembako dan kebutuhan pokok telah tersebar keberbagai kota seperti  Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.

Pesan Lumbung Yusuf ini juga menggerakan beberapa orang untuk mulai berbagi dan memikirkan sesama. Yossi yang merupakan pengusaha makanan online digerakan Tuhan untuk mulai ikut membagikan makanan kepada orang yang membutuhkan.

Dia memaksimalkan apa yang dia punya dan bisa untuk memberkati orang lain yang membutuhkan. Apa yang Yossi lakukan ternyata menggerakan temannya  untuk ikut mulai bergerak berbagi dengan orang lain ditengah krisis.

Romo teman Yossi bahkan juga digerakan untuk ikut mulai berbagi kepada sesama setelah mendengar apa yang dilakukannya. Hal ini semakin menguatkan bahwa ini waktunya Gereja Tuhan bangkit dan berdiri ditengah krisis.

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-13-at-12.12.32.jpg?fit=599%2C341&ssl=1https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-13-at-12.12.32.jpg?resize=599%2C341&ssl=1Gilrandi ADPPoleksosbudberdiri ditengah krisis,lumbung yusufBeritaMujizat.com - Poleksobud - Masyarakat seluruh dunia saat ini harus menghadapi krisis yang diakibatkan oleh virus Covid-19. Selain menghadapi ancaman penyakit yang dibawa oleh virus ini, masyarakat harus menghadapi ancaman krisis ekonomi. Banyak orang terpaksa kehilangan pekerjaan atau usaha mereka karena kondisi ekonomi yang sangat lesu. Goncangan pada sektor ekonomi...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan