Bagi kita yang percaya adanya Tuhan, semua berasal dari Dia, di ciptakan olehNya. Yoh 1:3 mengatakan “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”

Artinya, semua yang hakiki atau esensi dari semua kehidupan manusia itu adalah turunan dari sifat Allah. Tapi jadi masalah ketika akhirnya kita manusia mengambil jalan yang salah dengan tidak taat kepadaNya.

Kita selalu berusaha untuk lepas (independence) dari Dia, padahal kita di desain untuk saling bergantung dengan yang lain.  Kita selalu bertendensi saling membenci dan menyalahkan, padahal kita di desain untuk saling mengasihi.

Kita selalu punya keinginan kuat untuk melakukan semua kecemaran, perbuatan jahat, padhal kita didesain untuk hidup suci. Kita selalu mau punya cerita kita sendiri, sementara kita di desain untuk hidup dalam cerita yang Dia buat.

Dan daftar dari kenyaatan atau realitas dan desain Ilahi itu akan sangat panjang apabila kita mau tulis semua. Sebab itu kita harus mulai belajar sifat dan karakter Allah yang bersifat kekal itu, dan menjadikannya nilai kehidupan kita dalam perjalanan rohani kita masing-masing.  Itulah yang disebut manifestasi Ilahi.

Seperti Allah menjadi manusia dalam diri Yesus, maka sekarang Allah mulai bermanifestasi dalam diri kita melalui korban Kristus di kayu salib dan di perbaharui lewat Kitab Suci dan Roh Kudus setiap hari dan waktu.

Ke-Trinitasan Allah kita memperlihatkan hakiki eksistensi dari PERBEDAAN yang Harmoni. Itulah esensi dari unity and diversity. Konsep Grace atau Kasih Karunia memperlihatkan kita tidak bisa hidup tanpa BERGANTUNG kepadaNya dan itu semua terjadi kalau kita mengerti sifat Allah itu Kasih.

Kemutlakan Kasih yang membuat kita mengerti arti diampuni dan pengampunan. Sifat Allah yang Suci dan Kudus akan membuat kita takut dan gentar dalam setiap pemikiran, perkataan, dan perbuatan kita. Itulah contoh-contoh manifestasi Ilahi.

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Roma 11:36).

Daily Seeking God
– 10 Tahun Perenungan Mencari Tuhan –
Daily Seeking God adalah kumpulan tulisan Hanny Setiawan selama 10 tahun.  Ditulis secara spontan ketika ada pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri.  Dengan mengikuti “renungan harian” ini diharapan bisa mengerti pergumulan batin selama 2009-2019 penulis.

Comments

https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?fit=1000%2C563&ssl=1https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?resize=1000%2C563&ssl=1adminDaily Seeking GodBagi kita yang percaya adanya Tuhan, semua berasal dari Dia, di ciptakan olehNya. Yoh 1:3 mengatakan 'Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.' Artinya, semua yang hakiki atau esensi dari semua kehidupan manusia itu adalah turunan dari sifat Allah. Tapi...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan