Pesan Mimbar

Isaiah 19 Worship


Isaiah 19 Worship

Yesaya 19:23

 

BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Sebuah perjalanan yang sangat panjang untuk kita lalui dan berada di masa dan waktu yang di tentukan bagi kita saat ini. Karena terlepas dari semua yang sudah kita terima dan lakukan, ternyata ada yang lebih besar lagi yaitu melihat keluarga Abraham bersatu untuk menyembah Tuhan yang sama.

Abraham memiliki 3 istri dan anak dari ke tiga istri tersebut. Dan di kehidupan nyata kita saat ini semua begitu nyata untuk di genapi atas bangsa yang menjadi keturunannya. Anak dari Abraham dan Sara melahirkan Ishak (Israel), anak dari Abraham dan Hagar melahirkan Ismael (Mesir) serta anak Abraham dan Ketura melahirkan Yoksan ( Asyur). Dalam perjalanan di titik ini kita mendapat pesan yang nyata untuk melihat Yesaya 19 di genapi.

Yesaya 19:23-25 (TB)  Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku.”

Untuk kita yang berada di Kingdom Family Networking ini kita mendapat panggilan untuk menjadi seorang perintis /forruner/ pembuka jalan (Yesaya 62:10,13 dan Ibrani 6:20) yaitu seorang prodromos untuk menyiapkan Mesilah (jalan raya, highway) sebagai penggenapan dari Yesaya 19. Seorang penerobos ini harus berani mati, siap pasang badan untuk membuka jalan bagi Raja datang.

Hidup kita di masa Covid-19 ini harus diselaraskan dengan Yesaya 19. Dunia bisa berfokus kepada Covid-19, tetapi kita harus berfokus kepada penggenapan di Yesaya 19. Ketika kita melihat Covid-19 maka akan ada banyak kebingungan dan kecemasan, tetapi ketika kita mengarahkan mata kita kepada Tuhan , maka kita selalu melihat dan kehendakNya. Dan ada Damai sejahtera serta berkat Ilahi yang pasti disediakanNya.

Sebagai pribadi dan keluarga serta gereja harus bisa melihat Yesaya 19 ini menjadi tujuan kita bersama. Karena inilah isi Hati Tuhan untuk melihat keluarga Abraham berkumpul serta ada pemulihan (rekonsiliasi). Ketika semua hati kita ikut ambil bagian dalam proyek pekerjaan Tuhan “Yesaya 19” maka setiap kita akan mendapat bagian di dalamNya. Yaitu suatu Berkat atas bumi.

 

Isaiah 19 Worship:

1. Menyembah Tuhan Yang Sama (Mazmur 72:18)

Penggenapan dari Yesaya 19:23 adalah kita melihat Mesir, Israel dan Asyur untuk menyembah Tuhan yang sama. Menyembah di sini di maksudkan adalah memiliki sikap hati untuk worship/ proskuneo/ abad/ shachah kepada Tuhan. Ketika Mesir, Israel dan Asyur menyembah Tuhan yang sama, maka akan ada berkat atas bumi.

 

Kata menyembah ini dipakai juga di dalam:

  • Yesaya 19:23

Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur.

  • Kejadian 2:5

belum ada semak apa pun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apa pun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;

  • Kejadian 18:2

Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah,

  • Kejadian 22:5

Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”

Penyembahan Yesaya 19 hanya dapat terjadi karena Mesir, Asyur dan Israel semua tunduk kepada Tuhan yang sama. Dalam Yesaya 19:21-22 Mesir, Israel dan Asyur sebagai keluarga Abraham akan menyembah Tuhan yang sama.

 

2. Menyembah Bersama-sama ( Ibrani 10:25)

Penyembahan Yesaya 19 tidak hanya bersifat ritual, tapi ketika seluruh kehidupan mereka menjadi satu seperti ketika jaman Kisah Para Rasul dan Doa Yesus (Yohanes 17).

Budaya kerajaan hanya bisa dibangun atas dasar saling percaya (TRUST). Trust untuk melihat ciptaan yang baru ( 2 Korintus 5:16-17). Ketika tidak percaya (trust) satu sama lain, percaya kepada visi atau mimpi bersama, maka kita akan kesulitan untuk menyembah Tuhan yang bersama-sama.

 

3. Menyembah Membawa Berkat (2 Tawarikh 6:15)

Berkat/ berkah/ barokah itu akan membawa kita kepada pertolonganNya, petunjukNya dan penghiburanNya. Penyembahan Yesaya 19 membawa berkat kepada bangsa-bangsa yang lain. Seperti orang Majus dari Timur, maka bangsa-bangsa akan membawa Mas, Mur dan Kemenyan.

Sesungguhnya untuk semua perjalanan yang kita lewati sampai ini, karena kita di siapkan untuk menjadi seorang penyembah. Sebagai Penyembah yang siap menyambut Raja datang dan masuk dalam hadiratNya. Dan sebagai seorang penerobos yang selalu siap dan kuat atas setiap goncangan yang terjadi. Dan bisa melihat setiap jalan yang belum pernah di lalui.

Seperti dalam Yesaya 26:2 (TB)  Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia!. Membuka dengan penyembahan sehingga masuk bangsa-bangsa untuk menyembah Tuhan, Allah Israel.

Menggenapi Mandat Ilahi seperti dalam Yesaya 19 kita melihat keluarga Abraham berkumpul dan menyembah bersama. Kita sebagai keluarga Abraham yang dicangkokkan, kiranya terus melekat dan terus menyembah dan menyiapkan jalan untuk Raja datang dan maka kita mendapat bagian didalamNya.

 

Firman Tuhan ini di sampaikan oleh Bp.Pdt. Yusuf Hanny Setiawan,SE,MBa di ibadah Live Streaming pada hari Minggu,02 Agustus 2020 di Bethany El-Bethel Solo Baru.

Penulis : Yohana Sri Pamularsih

Comments

Related Articles

Back to top button