El-BethelRenungan

You Are The Light !


“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Matius 5:16

Bacaan : Matius 5:13-16

Jika kita memasuki sebuah ruangan yang gelap, kita tidak akan berteriak-teriak untuk men- gusir kegelapan tersebut. Cara untuk mengusir kegelapan tersebut adalah dengan menyal- akan cahaya. Ketika ada cahaya di dalam ruangan tersebut, maka secara otomatis, kegelapan akan sirna, dan digantikan oleh terangnya cahaya yang dinyalakan.

Dalam perikop yang kita pada hari ini, Matius 5:14a mengatakan: “Kamu adalah terang dunia.” Ya, bukan kamu akan menjadi, atau kamu mungkin akan menjadi terang, atau suatu hari kamu akan menjadi terang. Bukan, tetapi disana dikatakan “Kamu adalah terang dunia”, artinya terang itulah identitas kita. Yes, you are the light. Ayat ini menegasakan identitas kita sebagai anak-anak Allah. Kita adalah terang dunia.

Ketika kita ada di dunia yang gelap, ketika kita ada di tempat-tempat yang gelap, di situasi-situasi yang gelap, kitalah yang seharusnya menerangi. Kehadiran kita seharusnya secara otomatis mengusir kegelapan-kegelapan tersebut. Kehadiran kita membawa terang yang bercahaya, hingga bahkan menurut bacaan firman kita hari ini, terang tersebut tidak bisa disembunyikan. Tidak ada orang yang menyalakan sesuatu yang terang untuk kemudian diletakkan di kolong, di tempat-tempat yang tidak terlihat. Terang akan selalu terlihat di tempat-tempat yang strategis.

Jika kita telah menyadari identitas kita ini, mari berusaha supaya kehidupan kita berpadanan dengan panggilan kita sebagai terang. Biarkan kiranya setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan kita mencerminkan terang tersebut. Sehingga ketika melangkah di dunia ini, terang yang ada da- lam kehidupan kita tersebut terpancar keluar dan menerangi setiap tempat yang kita injak.

Satu hal yang tidak boleh kita lupakan, ketika kita menjadi terang dan berada di tempat-tem- pat strategis, itu bukan untuk kepentingan kita sendiri, bukan untuk kepentingan supaya kita dipuji, dikenali, dan sebagainya. Tetapi seperti dalam Matius 5:16, ketika terang kita bercahaya di dunia ini, itu adalah sebuah bukti bahwa ada Tuhan dalam hidup kita. Supaya setiap orang yang melihat hidup kta, yang diberkati dengan terang yang ada dalam hidup kita tersebut, memuliakan Bapa kita yang di Sorga. Tujuannya hanya satu, membawa kemuliaan bagi nama Tuhan! Haleluya!

Perenungan:

  1. Apakah kamu menyadari bahwa kamu adalah terang dunia?
  2. Apakah selama ini hidupmu sudah menjadi terang bagi sekelilingmu?
  3. Tindakan nyata apa yang akan kamu ambil untuk mewujudkan terang tersebut dalam hidup- mu?

Doa :

“Bapa yang baik, terimakasih untuk identitas terang yang Engkau beri dalam hidup kami. Mam- pukan kami untuk hidup berpadanan dengan panggilan tersebut. Tolong kami untuk menjadi terang bagi dunia sekeliling kami yang gelap. Kami rindu supaya ketika kami berjalan, ada terang dalam hidup kami yang menerangi orang banyak. Biarkan ketika orang melihat terang dalam hidup kami, nama-Mu saja yang dimuliakan. Terimakasih Bapa. Dalam nama Yesus kami berdoa, amen!”

Penulis : Adinda

Comments

Related Articles

Back to top button