Kesembuhan

Sembuh dari Kanker Meski Rahim Diangkat, Feby Febiola: Semua karena Kasih Karunia


Feby Febiola (Gambar: Instagram)

BeritaMujizat.com – Kesembuhan –Penyanyi sekaligus pesinetron Feby Febiola kini dinyatakan sembuh dari kanker dan tumor yang dideritanya setelah menjalani kemoterapi dan beberapa kali operasi.

Artis cantik itu menceritakan secara gamblang proses dirinya sembuh melawan penyakit kanker ganas yang sempat diidapnya. Sempat hidup penuh dengan rasa dendam, Feby mengaku jika dirinya kini sudah memilih bertaubat dan mengikhlaskan.

Masalah yang dihadapi oleh Feby Febiola seakan tak ada habisnya. Usai disebut sebagai selingkuhan hingga menikahi Franky Sihombing, Feby harus melawan penyakit mematikan tersebut dengan penuh rasa sabar.

Istri Franky Sihombing itu sempat menjadi orang yang menaruh dendam besar. Feby mengungkapkan hal tersebut secara blak-blakan saat diundang di YouTube Denny Sumargo belum lama ini.

“Pola pikir gue gak sehat, banyak dendam gue jujur sih,” ungkap Feby.

“Gue masih membawa banyak dendam, gue suka kepikiran orang yang pernah nyakitin gue, apalagi waktu gue menikah sama Franky banyak diserang sana sini sama keluarga juga banyak keributan,” sambung Feby.

“Dan gue masih dendam, gue bawa rasa bersalah itu. Dan setelah gue sakit gue banyak ngerti, yaudah move on semua orang pernah berbuat dosa, bertobat dan berubah ke arah yang baik,” lanjut Feby.

Melewati proses jalan cerita yang amat sulit dan rumit hingga sembuh dari kanker ganasnya, Feby mengaku jika dirinya lebih bersyukur akan kasih karunia dari Tuhan.

“Jadi semuanya terasa lebih bersyukur aja, karena apa yang gue alami dan Tuhan terima kasih,” ujar Feby.

Menjalani kenyataan pahit dan harus terkena kanker hingga mengangkat rahim, Feby Febiola mengaku mengubah pandangan diri terhadap Tuhan. Meskipun begitu, Feby merasa jika Tuhan telah banyak membantunya untuk hidup dan sembuh.

“Satu hal yang betul gue rasain dan gue mengubah semua pandangan gue mengenai Tuhan. Jadi dulu gue itu memandang Tuhan itu sebagai God is our provider,” terang Feby.

“Kita tuh nganggap Tuhan cuma sebagai penyedia aja, yang penting itu bukan yang terjadi sama kita tapi penyertaan Tuhan sendiri ,” tegasnya.

Comments

Related Articles

Back to top button