BMNewsWorship

Pencipta Lagu Rohani Yang Diterjemahkan Banyak Bahasa Terbaring Sakit


BeritaMujizat.com – BMNews – Robert Sutanto pastor sekaligus musisi yang menciptakan ratusan lagu – lagu penyembahan rohani Kristen dikabarkan terbaring sakit dan dalam kondisi yang sangat tidak baik.

Dalam akun instagram pribadinya, Christofer Tapiheru mengabarkan kondisi terkini sang pastor. Terlihat dalam unggahan tersebut, pastor Robert Sutanto terbaring di ranjang rumah sakit dalam kondisi lemah.

Tertulis di caption bahwa kondisi pria yang lahir di Jakarta tanggal 11 Mei 1958 ini sedang tidak baik-baik saja sejak Senin lalu. Saat ini dirinya tengah berjuang untuk sembuh dari cancer yang relapse beberapa bulan lalu, dan ditemukan batu dalam kantung dan di saluran empedunya.

Hal ini menyebabkan organ pankreas Pastor Robert menjadi sangat bermasalah. Dalam kondisinya saat ini, diperlukan prosedur dan pembedahan yang bukan main-main.

Robert Sutanto merupakan penyanyi dan pencipta lagu yang luar biasa dipakai Tuhan. Bersama pasangannya, Lea, mereka memutuskan untuk pelayanan melalui lagu puji – pujian penyembahan kristiani.

Nama mereka mulai meroket sejak akhir tahun 1980-an hingga 1990-an “Di bawah Kepak SayapMu” lagu ini tidak hanya digemari kritisani tapi juga masyarakat umum. Karena hits di blantika musik Indonesia, hal ini  sempat menjadi masalah karena dianggap kristenisasi.

Tetapi itu tidak menjadi halangan untuk mereka terus melayani dan menciptakan lagu. Setiap lagu yang diciptakan mereka terlahir dari pengalaman pribadi bersama dengan Tuhan.

Kolaborasi keduanya ini pun makin dikenal luas melahirkan lagu-lagu yang menyentuh. Tidak hanya sebatas bagi gereja, tetapi juga bagi bangsa dan kemanusiaan.

Sudah lebih dari 30 tahun pelayanan mereka melalui pujian. Selama tiga dekade ini mereka memberikan pengaruh bagi pelayanan musik tidak hanya di gereja, di Indonesia bahkan internasional.

Beberapa lagu mereka pastinya tidak asing ditelinga kita bahkan dari generasi ke generasi. Seperti lagu yang berjudul “Kau yang Terindah”, “Deeper in Love”, “Allah Roh Kudus”.

Tidak hanya memberkati masyarakat Indonesia, tetapi lagu mereka juga memberkati bangsa – bangsa. terlihat sepert Lagu Deeper in Love (2000) yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yaitu bahasa Mandarin, Spanyol, Korea, Jepang, dan Ibrani.

Melalui talentanya, Robert Sutanto beserta istrinya, Lea telah memberikan inspirasi bagi generasi-generasi pemuji dan penyembah Tuhan. Mari kita yang diberkati dengan karya mereka, mendukung dan berdoa bagi perjuangan Pastor Robert dan Lea Sutanto, beserta seluruh keluarga untuk melewati masa yang sulit ini.

Comments

Related Articles

Back to top button