BeritaMujizat.com – Kesembuhan – Tidak dapat dipungkiri bahwa virus corona dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi penyebab ketakutan terbesar masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Ditengah kegemparan yang terjadi di berbagai negara akibat virus corona, kabar sukacita datang dari Sulawesi Utara.

Kesaksian ini datang dari sepasang suami istri yang berjuang melawan penyakit serius. Bukan virus corona yang menghinggapi tubuh sang suami, tetapi penyakit ginjal bocor. Mengharuskan mereka benar – benar berpasrah diri kepada Tuhan.

Cerita ini bermula ketika di bulan Januari tahun 2020 lalu. Ibu Jein Seba harus menerima proses dari Tuhan. Saat itu sang suami, bapak Elfis Hendrik Lumi mengalami sakit yang tak kunjung sembuh.

Selama satu bulan bapak Elfis mengalami sakit di daerah sekitar perut. Perut terasa sangat sakit dan dalam satu bulan BAB cair. Mereka sangat bingung dengan keadaan yang terjadi sehingga memutuskan untuk ke rumah sakit.

Mereka periksa di sebuah rumah sakit di Sangihe, Tahuna, Sulawesi Utara. Sebuah pulau kecil di utara pulau Sulawesi. Di rumah sakit tersebut bapak Elfis divonis mengalami kebocoran ginjal. Semakin hancur hati ibu Jein Seba menerima kenyataan ini.

Kondisi bapak Elfis semakin hari semakin menurun, bahkan tensi darahnya pun sangat rendah dan sempat tidak terdeteksi. Karena kondisi menurun, mengharuskan bapak Elfis untuk dirawat di ruang ICU.

Dokter sampai berkata bahwa dalam kondisi seperti ini sangat sulit dipercaya bapak Elfis mampu bertahan. Karena pada umumnya pasien sudah meninggal dalam keadaan seperti ini.

Setelah seminggu berada di ICU, keadaan cukup membaik. Bapak Elfis kembali di rawat di kamar rawat pasien. Tetapi setelah sehari berada di ruang rawat inap, kembali keadaan menjadi tidak baik.

Dia mengalami sulit tidur, gelisah dan berbicara tidak jelas. Makan dan minum obat pun tidak bisa. Dokter merujuk bapak Elfis untuk dibawa ke Manado. Agar mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Mereka harus naik kapal dari Tahuna menuju Manado. Selama di kapal kondisi sangat buruk sampai bapak Elfis tidak mengenali istrinya sendiri. Beliau marah – marah, tidak bisa mengendalikan dirinya dan lidah sudah masuk kedalam.

Ibu Jein dalam kondisi tersebut hanya bisa berdoa dan berdoa. Sampai dia diberi penglihatan ada 2 anak berkepala botak menganggu suaminya. Dia tengking dalam nama Yesus dan akhirnya ada malaikat Tuhan yang datang dan dua anak kecil berkepala botak itu menghilang.

Ada kegundahan yang terjadi saat itu karena penglihatan dua anak kecil berkepala botak yang mengganggu. Tetapi mereka dikuatkan ketika melihat malaikat Tuhan datang.

Sampai di salah satu rumah sakit di Manado, bapak Elfis diperiksa oleh dokter. Disaat itu ibu Jein Seba berlutut dihadapan Tuhan. Dia menangis dan berdoa kepada Tuhan.

Di rumah sakit ini bapak Elfis juga divonis hal yang sama, yaitu ginjal bocor. Bahkan tidak hanya ginjal bocor, tetapi juga ada tumor diusus besar. Dokter menyarankan segera cuci darah jika kondisi semakin memburuk. Seluruh tubuh bapak Elfis sudah membengkak. Kaki, badan dan bahkan mata sudah membengkak.

Bapak Elfis kemudian dipindahkan ke sebuah rumah sakit di daerah Malalayang, Manado, Sulawesi Utara. Saat di rumah sakit ini ibu Jein dan suami dikunjungi adik ipar mereka yang dari Yogyakarta. Namanya bapak Sigit.

Bapak Sigit berdoa untuk kakak iparnya agar Tuhan jamah dan sembuhkan. Dan satu hal yang bapak Sigit dapat, ayat di dalam Kolose 1 : 13 – 14.

Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. (TB) Kolose 1 : 13 – 14

Bapak Sigit percaya bahwa kesembuhan itu akan terjadi. Dan menjamah kakak iparnya. Tuhan telah menebus kita. Dia telah memindahkan umatnya dari kuasa kegelapan kedalam kerajaanNya.

Puji Tuhan setelah beberapa hari didoakan, saat ini bapak Elfis sudah keluar dari Rumah Sakit Malalayang, Manado. Dan hasil laboratorium ,tes darah, USG, dan lain – lain menyatakan, ginjalnya normal. Tidak hanya itu diusus besarnya juga tidak ada tumor. Semuanya normal dan tanpa cuci darah. Puji Tuhan, Yesus luar biasa.

Selama lebih dari satu bulan bapak Elfis sama sekali tidak mau dan bahkan tidak bisa makan nasi. Tetapi puji Tuhan saat ini dia sudah bisa makan nasi. Dan minum obat dengan teratur untuk proses pemulihannya.

Saat ini ibu Jein dan suaminya bapak Elfis memiliki kerinduan untuk kembali berpelayanan. Bapak Elfis sadar, dahulu dia sekolah Alkitab, tetapi di semester akhir dia kabur dari panggilannya. Dan tidak menyelesaikannya. Tapi saat ini dia rindu, ketika nanti sudah benar – benar kuat akan kembali melayani dan menjadi berkat bagi orang – lain.

Berapa banyak orang yang hidup dalam ketakutan. Bahkan saat ini dunia sedang mengalami ketakutan yang luar biasa dengan virus corona. Sehingga banyak anak Tuhan yang lupa bahwa dia punya Tuhan yang besar. Yang sanggup memulihkan segala sesuatu. Percayalah. Tuhan Yesus memberkati dan melindungi kita.

Comments

https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/kesembuhan.jpg?fit=600%2C337&ssl=1https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/kesembuhan.jpg?resize=600%2C337&ssl=1Dwi NurhayatiKesembuhanBeritaMujizat.com - Kesembuhan - Tidak dapat dipungkiri bahwa virus corona dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi penyebab ketakutan terbesar masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Ditengah kegemparan yang terjadi di berbagai negara akibat virus corona, kabar sukacita datang dari Sulawesi Utara. Kesaksian ini datang dari sepasang suami istri yang berjuang melawan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan