KesembuhanSupranatural

Terhindar dari Maut, Cleo: Kalau Bukan Karena Tuhan Pasti Bablas


BeritaMujizat.comSupranatural– Tuhan itu ada dan pertolongan-Nya itu nyata. Cleo, seorang mahasiswa universitas di Jogja pernah mengalami kecelakaan yang membuatnya berada di ambang kematian, tapi Tuhan selamatkan.

Nicholas Cleo Santosa, dikenal dengan panggilan Cleo merupakan pemuda asal Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah. Dia mengalami kecelakaan maut pada Oktober 2023 lalu di flyover Janti, Yogyakarta.

Awalnya, Cleo dan temannya mengerjakan tugas kuliah di sebuah warung makan. Mereka mengerjakan tugas itu sampai larut malam, sekitar pukul 12 malam.

Setelah tugas selesai, mereka pulang sekitar pukul setengah 1 pagi.

Simak juga: https://youtu.be/jp7uHWE12S4?feature=shared

“Kejadian itu bermula di lampu merah flyover Janti daerah Jogja. Nah, saya di situ ngelamun dan teman saya sempat menyadarkan tapi tiba-tiba saya lost control,” ungkap Cleo.

Pada saat Cleo kehilangan kontrol atas dirinya sendiri (lost control), dia menarik gas motornya dengan kecepatan tinggi.

“Saya seperti orang kesurupan saudara,” lanjutnya.

Saat kejadian berlangsung, teman-teman Cleo sangat kaget dan merasa itu bukan Cleo. Teman-temannya mengejar dia dan berusaha memberi tahu untuk mengurangi kecepatan, tapi Cleo tidak mendengarkan peringatan itu.

“Waktu saya sudah sadar dan di depan saya itu ada mobil. Mobil itu tepat di depan saya, kecepatan saya tinggi 120 km/jam. Nah, saya banting stir ke kanan karena kaget. Tapi, di kanan saya ada truk besar banget,” jelas Cleo.

“Nabrak, hancur. Motor saya hancur dan saya juga hancur,” lanjutnya.

Teman-teman Cleo menolong dia dan berusaha menyadarkannya. Mereka menjelaskan ke Cleo kalau keadaannya sangat parah, darah dimana-mana. Cleo berusaha bertahan sampai pertolongan pertama datang.

Dia dibawa ke klinik terdekat tetapi di tolak karena keadaan yang sangat parah. Singkatnya, dia dibawa ke Rumah Sakit Hermina.

“Saya divonis lehernya patah, bagian dada sini tulangnya hancur saudara. Terus, limfanya sobek dan saya mengalami putusnya saluran kencing saudara,” jelasnya.

Cleo mengungkapkan saat di RS Hermina itu dia sudah pasrah, menyerahkan semuanya ke Tuhan. Saat itu, Cleo juga mendapatkan support dari keluarga yang membuat dia juga semakin kuat untuk bertahan.

Ketika diperiksa lebih lanjut, RS Hermina ini tidak bisa menangani Cleo karena terlalu banyak tulang yang patah. Akhirnya, dia dirujuk ke RS besar di Jogja, RS Sardjito.

“Nah, di situ rujukannya jam 1 pagi. Saya bertahan melawan maut itu dari jam 1 pagi sampai 8 pagi itu wah gak bisa bayangin saudara. Kalau bukan karna Tuhan, itu udah pasti bablas,” kata Cleo.

Sekitar pukul 8 pagi, rujukan itu baru disetujui oleh pihak RS Sardjito. Saat dalam perjalanan Cleo mulai bertanya ke Tuhan, kenapa vonisnya sangat menyeramkan dan dia merasa sudah cacat.

“Saya berdoa, aku milikmu dari kecil Tuhan dan aku serahkan hidupku ini punya-Mu, Tuhan. Terserah Tuhan sekarang, mau diapain,” ungkapnya.

Penyerahan hidup inilah yang menjadi awal mujizat kesembuhan itu terjadi.

“Saya dibawa ke CT scan, di USG, di MRI segala macam. Dan puji Tuhan saudara, di situ ternyata semuanya normal,” jelas Cleo.

“(Sebelumnya) di perjalanan itu (perjalanan menuju RS Sardjito) saudara, saya tanya ke Mami saya, om Sigit, itu yang nemenin aku di ambulans itu siapa sih? Kemarin kok ada yang bilang kamu harus berbahasa roh,” lanjutnya.

Akan tetapi, Mama dan omnya tidak ada yang berkata seperti yang dijelaskan Cleo. Saat itulah, Cleo percaya kalau itu Roh Kudus.

“Saya percaya ya saudara, di perjalanan itu malaikat sudah mengoperasi saya,” pungkasnya.

Comments

Related Articles

Back to top button