Berita GerejaProfetik

Bantul Membara! Wind and Fire Conference Nyalakan Api Kebangunan Rohani di Titik ke-16


Beritamujizat.com – Berita Gereja –Semangat kebangunan rohani kembali menyala di bumi Yogyakarta. Wind and Fire Conference resmi digelar di Bantul pada Jumat, 9 Mei 2026, menandai titik ke-16 dari rangkaian konferensi apostolik yang telah menjangkau berbagai kota di seluruh Indonesia.

Ribuan peserta memadati venue dengan penuh antusias, menyambut gelombang gerakan Roh yang bertujuan membangkitkan generasi muda Indonesia untuk hidup dalam iman dan pelayanan.

Bantul Dipilih Bukan Kebetulan

Para penyelenggara menegaskan bahwa pemilihan Bantul bukanlah tanpa alasan. Wilayah ini diyakini sedang memasuki musim kebangkitan rohani yang baru.

“Tuhan sedang membangkitkan tanah Bantul dan memenangkan jiwa-jiwa di daerah ini,” demikian pesan yang disampaikan dari mimbar.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari mandat ilahi bagi wilayah Bantul.

Pdt. Sigit Purnomo: Jangan Berhenti pada Mujizat

Salah satu momen paling berkesan hadir saat Pdt. Sigit Purnomo menyampaikan khotbahnya. Ia menantang jemaat untuk tidak berhenti pada pengalaman mujizat lahiriah semata.

Menurutnya, hubungan sejati dengan Tuhan harus menghasilkan transformasi batin — sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai “perjumpaan ilahi yang kedua” bersama Roh Kudus.

“Pengenalan akan Tuhan tidak boleh berhenti pada mujizat fisik. Harus ada persekutuan yang intim, yang mengubah manusia dari dalam,” tegasnya di hadapan ribuan peserta.

Doa dan Deklarasi untuk Generasi Muda

Konferensi ini juga diwarnai dengan sesi doa dan deklarasi yang penuh kuasa bagi generasi muda Bantul. Para pemimpin rohani berdoa agar anak-anak muda dilepaskan dari jeratan narkoba, kriminalitas, dan berbagai pengaruh negatif lainnya.

Visi besar pun dideklarasikan: lahirnya generasi yang bergerak di bawah pimpinan Roh Kudus, menjangkau wilayah dari pesisir selatan Bantul hingga ke seluruh penjuru bangsa.

Firman Yeremia Jadi Deklarasi Pemulihan

Dalam salah satu sesi yang paling menggugah, seluruh peserta bersatu mendeklarasikan firman Tuhan dari Yeremia 31:10–14. Deklarasi ini menjadi doa kolektif untuk pemulihan ekonomi, limpahan sukacita, serta pemutusan berbagai bentuk kutuk yang selama ini diyakini membayangi tanah Bantul.

“Tidak ada lagi kabar kekerasan dari tanah ini — yang ada hanya kabar kebangunan rohani,” menjadi seruan iman yang menggema di seluruh ruangan.

Ini Baru Permulaan

Konferensi ditutup dengan doa berkat bagi seluruh peserta. Namun, para penyelenggara menegaskan bahwa ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah pergerakan yang lebih besar.

Wind and Fire Conference akan berlanjut ke Sleman pada 16 Juni 2026, sebelum mencapai puncaknya dalam perayaan besar di Kota Yogyakarta. Setiap peserta diutus kembali ke keluarga, sekolah, dan komunitas mereka sebagai pembawa nyala api Roh Kudus.

Saksikan tayangan lengkap Wind and Fire Conference – Bantul di sini:
[WIND AND FIRE CONFERENCE – BANTUL]

Diliput oleh Tim Redaksi

Comments

Related Articles

Back to top button