El-BethelRenunganRenungan Harian

Arti Cukup, Tidak Kurang Tidak Lebih!


Mujizat Roti Manna (Gambar: www.quizziz.com)

BeritaMujizat.com -Renungan- Doa Bapa Kami ialah doa yang sangat terkenal, yang diajarkan Tuhan Yesus sendiri kepada para murid, ketika para murid meminta-Nya untuk mengajarkan mereka berdoa.

Salah satu potongan kalimat di dalamnya mengatakan demikian “..berikanlah pada kami makanan kami yang secukupnya.” Melalui doa ini, Tuhan Yesus dengan jelas seperti sedang mengajarkan murid-murid-Nya untuk mencukupkan diri dengan berkat yang Tuhan beri.

Bacaan : Keluaran 16:1-36

Hal ini mengingatkan kita pada konsep ‘manna’ yang diberikan Tuhan Allah ketika Bangsa Israel berada di padang gurun. Tuhan Allah mengajarkan Bangsa Israel supaya “…pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya, masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlahnya.” (Keluaran 16:16).

Disini dengan jelas Tuhan Allah mengatakan “menurut keperluan”. Artinya, Bangsa Israel hanya diperbolehkan mengambil secukupnya, menurut keperluannya hari itu, bahkan dikatakan ketika Bangsa Israel mengambil melebihi keperluan mereka dan tersisa, esok harinya manna tersebut membusuk dan berulat.

Dari doa Bapa Kami dan juga kisah tentang manna di padang gurun, kita dapat belajar bahwa Tuhan selalu mengajari kita untuk mengerti artinya ‘cukup’. Tidak serakah, juga Tuhan berjanji kalau kita tidak akan kekurangan dan Tuhan akan mencukupkan keperluan kita.

Kuncinya ialah percaya pada penyertaan dan penyediaan dari Tuhan. Dalam doa Bapa Kami, Tuhan mengajari kita meminta pada Bapa, secukupnya.

Dalam kisah manna di padang gurun, kita tahu bahwa manna tersebut diberikan setiap harinya. Tuhan Allah mengirimkan kepada mereka tepat pada waktunya.

Kukatakan ini bukanlah karena kekuarangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam

segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala

hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal

kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

Filipi 4:11-12

Mari renungkan bacaan kita hari ini, percaya bahwa Tuhan selalu memberi kita berkat yang cukup untuk kita setiap harinya. Tuhan adalah Tuhan yang mengerti batas ‘cukup’ dan Tuhan juga mempunyai waktu yang ‘tepat’. Percaya dan senantiasa berharap pada-Nya. Jangan serakah, jangan merasa kurang terus, dan ingat untuk selalu mengucap syukur untuk apa yang telah Tuhan beri.

PERENUNGAN
1. Apakah selama ini kita sering mengeluh karena merasa kekurangan, atau masih selalu serakah dalam mengumpulkan hal-hal jasmani dalam hidup ini?
2. Ambil waktu untuk menghitung berkat Tuhan dan mengucap syukur atas apa yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita. Percayalah bahwa Tuhan akan selalu mencukupkan semua dalam hidup kita, karena Tuhan yang paling mengerti kebutuhan kita.

DOA
“Tuhan, ampuni kami yang masih sering mengeluh dan lupa bersyukur untuk setiap hal yang sudah Tuhan beri. Ajari kami untuk percaya dan berserah penuh kepada-Mu. Kami percaya, Engkau tahu yang terbaik bagi kami. Setiap pemberian yang dari pada-Mu adalah cukup bagi kami. Terimakasih Tuhan, dalam nama Yesus kami berdoa, amin.”

Sumber : Renungan El-Bethel 

Penulis : Adinda

Comments

Related Articles

Back to top button