El-BethelRenunganSpiritualitas

Menang Bersama Tuhan


Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN. Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.Amsal 21:30-31

Bacaan : Amsal 21

Kitab Amsal adalah kitab yang ditulis oleh Raja Salomo. Seorang Raja yang mendapat kasih karunia dengan diberkati Tuhan dengan hikmat yang melebihi orang-orang lain. Bahkan dikatakan bahwa tidak ada orang yang melebihi Raja Salomo dalam hal hikmat dan kebijaksanaan dan hikmat.

KItab Amsal banyak menulis mengenai hikmat. Dengan semua hikmat yang dimiliki Raja Salomo, di dalam perikop firman Tuhan yang kita baca hari ini, kita dapat melihat bahwa dengan yakin Raja Salomo menyatakan bahwa hikmat dan pengertian dan pertimbangan di dunia ini tidak ada yang menandingi Tuhan. Tentu hal ini tidak dengan asal ditulis oleh Raja Salomo, tapi telah melewati perenungan panjang maupun juga pengalaman pribadinya bersama Tuhan.

Seringkali dalam kita melewati hari-hari dalam kehidupan kita, kita menggunakan hikmat kita sendiri, menggunakan pengertian kita sendiri. Tapi hari ini, melalui Amsal Salomo, Tuhan mengingatkan kita bahwa semua itu tidak ada yang menandingi Tuhan. Bahkan di ayat 31 menyatakan dengan jelas bahwa kemenangan ada di tangan Tuhan.

Mulai hari ini mari kita belajar untuk meletakkan hidup kita, pikiran kita, rencana kita, di bawah kaki Tuhan. Biarkan Tuhan yang bekerja dalam hidup kita. Mari andalkan Tuhan dan setiap hikmat yang berasal dari-Nya, bukan hikmat kita sendiri. Dan kita akan melihat bahwa kita mengalami kemenangan bersama Tuhan.

Perenungan:

  1. Bagaimana kita menjalani kehidupan kita selama ini? Apakah masih dengan hikmat dan pengertian kita sendiri?
  2. Apa komitmen yang akan kita ambil untuk meletakkan kehidupan kita dalam tangan Tuhan, dan membiarkan Tuhan bekerja melalui kehidupan kita?

Doa:

“Tuhan Yesus, Engkaulah Sumber dari hikmat dan pengertian. Tidak ada yang menandingi hikmat-Mu di dunia ini. Ajar kami untuk selalu mengandalkan Engkau dalam setiap apapun yang kami lakukan dalam kehidupan kami. Kami memohon hikmat dan pengertian yang dari pada- Mu. Terimakasih Tuha, dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Penulis : Yudi

Comments

Related Articles

Back to top button