Revival

Kebangkitan Rohani (Revival) Melanda Asbury College Lagi


 

BeritaMujizat.com – Revival – Selasa, 03 Februari 1970 menjadi suatu peristiwa yang tidak dapat dilupakan oleh suatu kampus bernama Asbury College. Asbury College, sebuah kampus di Wilmore, Kentucky, Amerika Serikat mengalami lawatan Tuhan.

Pada suatu doa pagi pukul 10, Tuhan melawat mahasiswa yang berdoa bersama. Mereka banyak tersungkur, dan menangis bertobat serta memohon pengampunan, pengakuan dosa dan puji-pujian yang secara spontan dinaikan.

Dikarenakan ibadah tidak dapat dihentikan, justru kelas perkuliahan ditiadakan dan kurang lebih 1.000 orang memenuhi chapel. Pada tengah malanya, lebih dari 500 orang berdoa dan menyembah,  keesokan harinya, pukul 6 pagi, 75 mahasiswa masih berdoa dan kuliah ditiadakan lagi keesokan harinya.

Tidak hanya disitu, kuliah diliburkan selama seminggu karena lawatan Tuhan yang begitu kuat. Singkat cerita dari lawatan banyak mahasiswa membagikan kisah dan bersaksi kepada banyak gereja dan kampus lainnya. Dalam 6 minggu berikutnya, lebih dari 1000 kelompok mahasiswa pergi ke kampus-kampus di Amerika Latin serta Asbury College menjadi basis penginjilan pada masa itu.

Dan kini, 53 Tahun kemudian, pada bulan yang sama yakni pada Rabu, 08 Februari 2023 kebangunan melanda Asbury College kembali. “Saya telah berada di Auditorium Hughes selama hampir dua belas jam sekarang dan saya tidak ingin untuk pergi dalam waktu dekat”, kata seorang mahasiswa yang menceritakan pengalamannya.

“Teman-teman, para profesor, para pemimpin gereja lokal dan para mahasiswa ada di sekitar saya yang mana mereka semua berdoa, memuji dan menyembah Tuhan bersama-sama. Saya mendengar suara-suara berdering.

Orang-orang bersujud di altar, dengan tangan terangkat. Mereka saling berpelukan, salah satunya dengan air mata berlinang. Banyak orang yang memafati piano dan dengan sempurna menyanyikan lagu demi lagu. Beberapa bahkan duduk seperti saya, dengan saya. Tapi tidak mau pergi dari tempat tersebut.”

Mahasiswa tersebut menceritakan bahwa hal tersebut tidak pernah direncanakan dan tidak diharapkan terjadi. Mereka menceritakan bahwa mereka  sebenarnya hanya duduk dan menyembah Allah dan mengakui kebaikanNya.

Selama altar call banyak orang bersujud dan berlutut mengakui dosanya. Mereka berpelukan bersama satu sama lain, setiap orang terhubung satu dengan lainnya yang benar-benar mewakili tubuh Kristus. Keterikatan, kesombongan, ketakutan, kemarahan dan kepahitan terdengar, dan dilepaskan masing-masing diikuti dengan deklarasi yang mengubah hidupnya: “Kristus telah mengampunimu”.

Sangat sedikit kursi yang kosong, bahkan banyak ornag memadati lantai dan balkon, sudah lebih dari 60 jam sejak Revival Roh Kudus terjadi. Seorang peserta yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa enam bulan lalu, mereka meninggalkan hubungan yang penuh kekerasan yang meninggalkan perasaan terluka yang mendalam.

Seorang mahasiswa bernama Rachel Call Jr. mengatakan bahwa ia telah menjadi Kristen sejak lama tetapi semenjak Tuhan lawat hidupnya kembali ia ingin mengenal Tuhan lebih jauh.

“Saya tidak tahu kebangunan rohani mungkin bagi saya,” katanya. “Tuhan telah memenuhi saya dengan Roh-Nya dan menunjukkan kepada saya siapa Dia dan kasih-Nya bagi saya. Tuhan telah mengungkapkan begitu banyak tentang diri-Nya kepadaku dalam waktu yang begitu singkat, dan aku sangat berterima kasih.”

Pada malam harinya (bahkan hingga hari Jumat, 10 Februari 2023), dikarenakan ibadah tidak mampu dihentikan, Dr, Kevin Brown mengingatkan semua orang tentang Yohanes 17,

“So when people see us, they see one accord, For this generation, for the church, for the world, for the edification of our neighbor, and for the glory of God. This is not a Hughes Auditorium thing. This is not an Asbury thing. This is a kingdom thing.”

(In Indonesian :

“Jadi ketika orang melihat kami, mereka melihat satu kesepakatan, Untuk generasi ini, untuk gereja, untuk dunia, untuk membangun sesama kita, dan untuk kemuliaan Allah. Ini bukan tentang Auditorium Hughes. Ini bukan tentang Asbury. Ini adalah tentang Kerajaan Allah.”)

Semua yang hadir bernyanyi dan bersaksi tentang betapa baiknya Tuhan itu, dan undangan terbuka untuk siapa saja dan siapa saja yang perlu mengalaminya sendiri. Doa dari beberapa negara bagian di Amerika Serikat dinaikan, bahkan negara lain seperti Indonesia, India, Ukraine, dan Paraguay.

Seorang mahasiswa berkata bahwa ia tidak pernah menyaksikan hal seperti ini.  “Saya tidak pernah menyaksikan hal seperti ini. Saya telah mendengarnya dari banyak alumni, terutama mereka yang datang ke kapel dan berbicara tentang pengalaman mereka tentang Revival 1970. Alumni bernama Elle Hooper setuju dengan saya” Kata seorang mahasiswa tersebut.

“Saya salah satu dari banyak orang yang telah berdoa untuk ini sejak tahun pertama saya,” kata Hooper. “Berada di sini dan menyaksikan ini adalah memberi kehidupan.”

Semua yang hadir bernyanyi dan bersaksi tentang betapa baiknya Tuhan itu. Sekelompok siswa pada Rabu sore masuk ke ruang kelas, kegembiraan dan sukacita terlihat di mata dan hati mereka untuk Tuhan.

Kita percaya bahwa lawatan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat saja. Allah kita adalah Allah yang sama yang melawat Asbury College. Secara tidak kebetulan, 18 Februari 2023, di Solo yang dikenal sebagai The City Of Revival, berbagai kampus dan mahasiswa berkumpul untuk memuji dan menyembah serta menceritakan kebaikan Tuhan dalam Campus Conference 2023. Segera daftar di http://bit.ly/campusconference23 dan menjadi saksi kebangunan Rohani yang besar bagi kampus-kampus.

Sources berita :

http://www.theasburycollegian.com/2023/02/a-revival-update-how-great-is-our-god/

http://www.theasburycollegian.com/2023/02/he-is-enough-the-asbury-revival-continues/

http://www.theasburycollegian.com/2023/02/revival-strikes-asbury-once-again/?amp=1

http://ayumarleen.blogspot.com/2010/01/kebangunan-rohani-di-dunia-bagian-iii.html

 

Comments

Related Articles

Back to top button