BMNews

Balita Kembar Siam di Brazil Jalani Operasi “1% Kemungkinan, 99% Iman”


Bernardo dan Arthur Lima, kedua balita kembar siam adalah Brazil yang mengalami dempet kepala sejak lahir.

BeritaMujizat.com – BMNews – Dua orang balita kembar siam dempet kepala di Brazil beberapa waktu ini berhasil dipisahkan walaupun kemungkinannya sangat kecil. Bernardo dan Arthur Lima (3) kedua balita tersebut menjalani operasi terakhir pemisahan kepala.

Bernardo dan Arthur lahir pada tahun 2018 lalu di Negara Bagian Roraima, Brazil. Mereka lahir dengan kelainan langka yaitu dengan tengkorak mereka menyatu atau disebut kembar craniopagus.

Selama 3 tahun ini mereka hidup dengan berbagi sebagian otak dan satu pembuluh darah utama. Tentu saja hal ini sangat menyulitkan mereka dalam bergerak dan bertumbuh.

Sebelum operasi pembedahan terakhir kali, Bernardo dan Arthur telah menjalani beberapa operasi sebelumnya. Pakar bedah rumah sakit selama berbulan – bulan melakukan riset persiapan operasi dengan CT dan MRI scanning.

Adriely Lima, ibu dari Bernardo dan Artur sempat merasa putus asa dan ketakutan karena mendengar diagnosis dokter kepada putra-putranya itu. Tetapi pakar bedah syaraf Dr. Gabriel Mofarrej mengatakan kepadanya bahwa dia yakin akan berhasil mengoperasimengoperasi walaupun kemungkinannya sangat kecil

Dr. Gabriel Moffarej menyampaikan bahwa dia yakin, dirinya memiliki banyak harapan. Namun tidak ada kepastian. Kepastian untuk dapat memisahkan Bernardo dan Arthur.

Memang tidak ada kepastian karena operasi pembedahan ini sangat sulit. Tetapi Dr. Gabriel Moffarej mengungkapkan bahwa dia memiliki pengharapan dan iman.

Dia belajar dari sebuah ungkapan,  jika ada 1% kemungkinan, kita harus memiliki 99% iman. Dan Dr. Gabriel Moffarej bersama tim staf dokter yang menangani operasi ini memiliki iman yang sama bahwa operasi akan berhasil.

Sebelum melakukan operasi, seluruh tim dokter dan staf yang terlibat di dalam operasi pembedahan ini bersatu hati berdoa.

Mereka bergandengan tangan mengelilingi meja operasi. Dalam iman dan pengharapan yang sama yaitu operasi akan berhasil.

Selama 27 jam tim dokter berjuang di ruang operasi. Seluruh hasil riset dan persiapan selama berbulan -bulan dicurahkan untuk hasil yang terbaik.

Operasi ini merupakan operasi yang rumit karena kedua balita tersebut berbagi satu otak dan pembuluh darah utamanya hanya satu. Sangat kecil sekali kemungkinan untuk berhasil.

Setelah operasi selesai tim medis terlihat menangis sambil berpelukan. Ada rasa terharu dan sukacita, operasi pembedahan berhasil.

Bernardo dan Arthur telah berhasil dipisahkan dari kepala yang menyatu. Dan menjalani rehabilitasi selama 6 bulan.

Kini Bernardo dan Arthur telah berhasil dipisahkan dari kepala yang menyatu. Tetapi dibutuhkan waktu 6 bulan untuk rehabilitasi.

Kedua orang tua balita tersebut mengaku masih belum percaya bahwa keajaiban itu terjadi. Mereka merasa terharu ketika putranya Arthur keluar dari ruang operasi dan disusul putranya Bernardo.

Akhirnya mereka bisa melihat kedua putranya berbaring di dalam satu ranjang dan berhadapan. Satu kemustahilan yang dia rasakan dan alami.

Comments

Related Articles

Back to top button