Pesan Mimbar

Arti Sesungguhnya Melayani Tuhan Bukan Melayani Pelayanan


BeritaMujizat.com – Pesan Mimbar – Sering kali kita sudah terbiasa dengan apa yang kita lakukan, tapi kita lupa kepada esensi yang sesungguhnya. Dalam waktu yang lama kita bisa melakukan apapun, tetapi dalam waktu yang lama tersebut kita juga bisa tidak melakukan apapun.

Karena aktivitas dan apapun yang kita lakukan, maka kita akan sulit bahkan lupa untuk menikmati Tuhan. Ketika kita tidak bisa menikmati Tuhan, cepat atau lambat kita akan bisa jatuh dan lemah iman kita. Jangan sampai suatu kali kita kecewa dengan keadaan apalagi dengan apa yang kita kerjakan sendiri.

Manusia mudah terjebak dan kesulitan untuk merasakan Tuhan bahkan hidup kita tidak mengalami perubahan di dalam Kristus. Mengikut Tuhan itu tidak mungkin tidak melayani Tuhan.

Karena orang yang mengikut Tuhan pasti akan melayani Dia. Tidak ada kristen yang tidak melayani Tuhan. Tidak ada kamus dalam hidup orang percaya untuk tidak melayani Tuhan.

Melayani jangan diartikan sekedar untuk kita melayani pelayanan, sinode, gereja atau sesuatu yang fisik saja. Tetapi melayani Tuhan di sini adalah kita berada di tempat yang Tuhan dan melakukan apa yang Tuhan mau.

Melayani Tuhan di sini berarti bahwa kita melayani pribadi Tuhan. Kita membuat waktu pribadi kita dengan Tuhan.

Ketika kita melayani Tuhan, maka kita akan bisa beristirahat rohani di dalam Tuhan. Kehidupan iman kita semakin dikuatkan, rohani kita disegarkan dan kita hidup kita menyenangkan hati Tuhan.

1. Orang yang tau arti keselamatan

Dalam 1 Korintus 15:10 orang yang tidak melayani Tuhan ada kemungkinan belum mengalami keselamatan rohani dalam hidupnya. Karena orang yang sudah tau bahwa dirinya telah diselamatkan maka dia akan giat dan rindu untuk dekat dengan Tuhan.

Orang yang tidak ada kerinduan besar melayani, maka dia tidak mengerti arti hidup yang diselamatkan. Indikasi orang yang tidak melayani maka dia belum diselamatkan. Arti sesungguhnya dari melayani Tuhan adalah melayani pribadi Tuhan dan melakukan setiap kehendakNya.

Melayani Tuhan bukan berbicara soal pelayanan mimbar atau pelayanan meja. Orang modern di selewengkan dengan arti melayani Tuhan itu adalah di gereja, melayani jadwal pelayanan, sibuk melakukan pelayanan ini dan itu.

Itu memang benar, tetapi ketika hati kita tidak terpaut kepada Tuhan yang kita layani, tetapi berfokus kepada pelayanan saja maka kita sedang melakukan kesalahan besar.

Kita terjebak dengan aktivitas rohani yang sesungguhnya dan seharusnya bukan yang menjadi fokus kita. Tetapi kita mengejar pribadiNya dan selalu ingin dekat denganNya.

Apa arti sesungguhnya dari kita melayani Tuhan itu sendiri?. Ketika kita dengan rela dan sukacita untuk mau berjalan bersama dengan Tuhan maka itu menjadi hidup kita yang sesungguhnya dalam kita melayani Tuhan.

Tanpa pribadi Yesus pun kenyataannya banyak sekali pengikutnya. Tanpa kita mengenal pribadiNya dan mengerti esensi sesungguhnya melayani Tuhan yang benar maka kita sedang akan menghabiskan waktu kita hanya untuk sebuah melayani pelayanan Tuhan saja.

2. Berada dalam tempat yang Tuhan suruh

Dalam Yohanes 12:26 melayani Tuhan bukan berbicara kepada pelayanan gereja tetapi melayani Tuhan adalah ketika Tuhan ada di situpun kita ada. Ketika kita berada dalam suatu tempat yang Tuhan suruh maka di situ kita disebut melayani Tuhan. 

Di mana kita berada dan disitu Tuhan berada maka kita disebut melayani Tuhan. Kita pastikan bahwa Tuhan yang suruh kita di tempat pekerjaan kita maka kita disebut melayani Tuhan.

Bahkan kita pastikan bahwa Tuhan yang menyuruh kita berada di gereja kita, dipelayanan kita bahkan dalam keluarga yang kita bangun maka kita disebut sedang melayani Tuhan.

Kita perlu merubah pola hati dan pola pikir kita ketika kita datang di setiap ibadah maka ketika kita menghadapi realitas hidup kita dan mengerjakan misinya Tuhan maka kita akan bisa melewatinya.

Dalam Yohanes 4:34 orang yang melayani Tuhan adalah melakukan pekerjaanNya. Hidup kita hanya untuk mengerjakan misi yang Tuhan suruh. Di Yohanes 5:36 Semua pekerjaan Tuhan yang diserahkan kepada kita dan yang kita kerjakan sekarang ini adalah setiap kehendakNya. Kita ada ditempat yang Tuhan mau, kita melakukan apa yang Tuhan mau maka kita sedang melayani Tuhan sesuai apa yang Tuhan mau.

Sering kali kita tidak ada kesaksian hidup karena kita tidak berada dan melakukan apa yang Tuhan mau. Kita hargai apa yang kita kerjakan karena dari pekerjaan itu Tuhan berkati kita.

Kita harus bisa berpikir bahwa kita berada dan melakukan apa yang Tuhan mau dan suruh. Kita melayani apa yang Tuhan suruh dan inginkan. Jangan melakukan apa yang hanya menjadi jadwal kita tetapi kita tau apa yang sedang Tuhan kerjakan dan Dia ingin kita lakukan.

3. Mati untuk Tuhan dan kita tidak punya kehendak lagi.

Di Yohanes 20:25-29 kisah Thomas yang tidak bisa percaya kepada Kristus yang sudah bangkit. Kalimat Thomas yang dia ucapkan akan dibunuh oleh kaisar romawi dimana dia mengakui Yesus adalah Tuhan dan Allah.

Kalimat Thomas ini akhirnya percaya dan mengakui Kristus adalah Tuhan. Bagi Thomas, itu adalah melayani Tuhan dan pada waktu itu adalah mati untuk Tuhan dan tidak punya kehendak lagi. Kekristenan bukan sekedar melayani Tuhan dan melakukan kehendak Tuhan saja tetap harus bisa mati untuk Kristus.

Tapi dalam perjalanan iman kristen di era baru ini, kita tidak mau mati tetapi kita yang hidup dalam hidup kita dan bukan Tuhan yang hidup.

Yohanes 5:7 hidup kita di dalam Tuhan dan Tuhan dalam hidup kita maka semua akan yang kita minta dan dikehendakiNya maka semua diberikan bagi kita dan kita bisa menerimanya.

Dalam Yohanes 5:19  dan Yohanes 14:9 orang yang melihat Yesus akan melihat Bapa. Orang yang melayani Yesus akan di hormati Bapa. Sampai kita menjadi kesaksian yang hidup. Biarlah orang melihat kita melihat Kristus yang ada dalam hidup kita.

Firman Tuhan ini disampaikan di graha El Bethel Solo Baru pada hari Minggu, 6 November 2022 oleh Bp Pdt Yusuf Hanny Setiawan, S.E, MBA.

Comments

Related Articles

Back to top button