Internasional

340 Juta Orang Kristen di Seluruh Dunia Hidup dalam Persekusi


Foto oleh Donald Tong dari Pexels

BeritaMujizat.com – Internasional – 340 juta lebih orang Kristen di seluruh dunia saat ini hidup dalam tekanan yang sangat berat. Iman kepada Kristus menyebabkan mereka dipersekusi oleh kelompok atau bahkan negara tertentu.

Mereka mendapat kekerasan, pelecehan, ketidakadilan, bahkan harus dibunuh dengan sangat keji. Harta benda, rumah, dan Gereja tempat mereka beribadah juga dirampas dan dihancurkan.

Menurut data yang dirilis oleh Open Door baru-baru ini, ada 13 orang Kristen dibunuh setiap harinya. Selain itu ada sekitar 12 setiap ditangkap dan dimasukan penjara, dan ada lima orang Kristen diculik setiap harinya.

Data yang muncul tahun ini menunjukan bahwa persekusi terhadap orang Kristen meningkat lebih dari 60%. Pada periode Oktober 2019 – September 2020 terdapat 4761 orang Kristen dibunuh karena mempertahankan iman mereka.

Jumlah orang Kristen yang dibunuh saat ini meningkat sangat signifikan dari 2983 pada periode sebelumnya. Dalam laporan ini, Open Doors juga menyebutkan 50 peringkat negara paling berbahaya bagi orang Kristen.

Peringkat pertama negara paling berbahaya masih diduduki oleh Korea Utara. Korea Utara dalam dua puluh tahun belakangan ini selalu ada di peringkat pertama, negara yang paling berbahaya bagi orang Kristen.

Korea Utara sangat aktif dalam menekan Kekristenan supaya tidak bertumbuh dan berkembang di negara komunis tersebut. Pemerintah Korea Utara belakangan ini bahkan diketahui telah memperluas camp untuk mempersekusi orang Kristen.

Peringkat 2 – 10 besar negara paling berbahaya masih didominasi oleh negara-negara Islam seperti Afghanistan Somalia, Pakistan, Yaman, Irak, dan Iran. Hukum Islam yang menjadi hukum negara dianggap sebagai salah satu penyebab tingginya angka persekusi di negara-negara Islam.

Untuk negara non Islam, India masuk dalam peringkat atas negara yang berbahaya bagi orang Kristen. Pengaruh agama Hindu yang sangat kuat mendorong munculnya persekusi terhadap Orang Kristen di India.

Peningkatan persekusi sangat drastis yang terjadi di benua Afrika juga sangat memprihatinkan. Banyak orang Kristen diculik dan dipaksa untuk meninggalkan Kekristenan. Anak-anak bahkan seringkali menjadi sasaran persekusi orang Kristen di Afrika.

Kawin paksa menjadi modus persekusi yang banyak dialami oleh perempuan Kristen saat ini, termasuk di Afrika. Perempuan-perempuan Kristen diculik dan dikawinkan paksa dengan orang non Kristen, dan setelah menikah perempuan Kristen tersebut otomatis harus mengikuti kepercayaan suaminya

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

Back to top button