El-BethelRenunganRenungan Harian

Jangan Kuatir! Pikirkan Perkara Surgawi, Bukan Duniawi


Membaca Alkitab (Gambar: Pinterest)

Biasanya, jika belajar firman Tuhan tentang “Hal Kekuatiran” kita cenderung akan diajarkan mengenai mengatasi kekuatiran karena Tuhan telah menyediakan segala sesuatunya bagi kita. Tentu hal ini tidak salah dan memang tertulis demikian jelas di Alkitab.

Namun, hari ini kita akan belajar dari sisi lain dari perikop ini. Sebelumnya kita akan melihat ayat nats kita yang kita ambil dari kitab Kolose.

Jika kita renungkan sejenak, ayat nats kita hari ini mengingatkan kita untuk memikirkan perkara yang
di atas, atas mana? Tentu saja yang dimaksud ialah perkara yang ada kaitannya dengan sorga/ dengan Tuhan.

Ayat yang di tulis oleh versi Amplified Bible, disana ditulis dengan lebih jelas dan gamblang:

“Set your mind and keep focused habitually on the things above (heavenly things), not on things that are on earth (which have only temporal value” (Colossians 3:2 AMP).

Dalam terjemahannya, artinya kurang lebih, kita diingatkan untuk fokus pada hal-hal yang bersifat surgawi dan bukan duniawi yang sifatnya hanya sementara.

Bacaan: Matius 6:25-34

Dalam perikop kita di Matius 6, pada ayat ke 25 kita diingatkan bahwa seringkali kita kuatir akan hidup kita tentang makanan, minuman, dan pakaian. Hal-hal ini adalah hal-hal yang bersifat duniawi dan sementara.

Pada ayat yang ke 33 dikatakan supaya kita mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan pada kita. Artinya ini lebih dari sekedar masalah ‘kekuatiran’, tapi juga fokus kita. Apakah kita fokus pada hal-hal yang bersifat sementara, hal-hal yang terlihat, makanan, pakaian, karir, uang, dsb. Atau, kita memilih fokus pada Tuhan dan kekekalan?

Mengapa kita perlu merenungkan hal ini? Karena kemana fokus kita berada, ke sanalah hidup kita akan kita arahkan. Maka dari itu, mari belajar untuk meletakkan fokus kita di tempat yang benar, yaitu kepada Tuhan dan kekekalan. Sehingga semua yang kita lakukan dalam hidup kita akan memiliki dasar yang benar, yang seturut dengan kehendak Tuhan.

PERENUNGAN
1. Apa fokus kita hari-hari ini? Uang? Jabatan dan karir? Atau, Tuhan?
2. Ambil waktu untuk menata fokus dan skala prioritas kita kembali.

DOA
“Tuhan, ampuni apabila hari-hari ini fokus kami telah bergeser. Ampuni apabila ternyata selama ini kami memusatkan pikiran kami pada hal-hal duniawi yang bersifat sementara. Tolong kami untuk mengarahkan mata, hati, dan pikiran kami hanya kepada-Mu. Terimakasih Tuhan, dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber: Renungan El-Bethel

Penulis: Adinda

Comments

Related Articles

Back to top button