BeritaMujizat.com – Revival – Sejak dahulu peranan pemuda-pemudi selalu menjadi sorotan publik. Energi, keberanian serta tekad mereka dalam memperjuangkan sesuatu selalu mengundang perhatian dan memberi pengaruh. Di awal bulan Oktober, kita melihat banyak mahasiswa-mahasiswi yang turun di jalan-jalan dengan amarah yang bernyala-nyala tanpa memahami dengan benar perihal yang didemokan.

Di beberapa tempat ada yang sampai melakukan tindakan anarkis dengan merusak fasilitas-fasilitas umum. Selain aksi-aksi demo yang terjadi, ternyata ada hal-hal lain yang sedang marak terjadi di kampus-kampus yang terkait dengan degradasi moral. Kelompok LGBT secara terang-terangan menunjukkan identitasnya, mahasiswa-mahasiswi banyak yang mengakhiri hidupnya karena depresi dan tidak sedikit yang terjerumus karena penyalahgunaan obat-obatan.

Melihat kejadian-kejadian ini, sebagai orang-orang yang mencintai bangsa ini, sebagai anak-anak Tuhan yang mengerti hati-Nya, tentunya kita tidak dapat berdiam diri. Kita sepakat bahwa masa depan bangsa ini ada di pundak generasi muda. Mereka adalah agen perubahan yang diharapkan dapat membawa dampak positif di bangsa ini.

Suatu kelak ketika mereka memasuki dunia kerja, merekalah yang diharapkan untuk dapat mengubah sistem kinerja menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, anak-anak muda ini perlu dimenangkan. Mereka perlu dibina, diarahkan untuk mengerti tentang kebenaran. Ketika mereka dimenangkan oleh sebuah kebenaran, tidak perlu lagi ada mahasiswa-mahasiswi yang saling menghasut massa untuk beraksi di jalan-jalan yang malah memperkeruh suasana.

Gerakan “Indonesia Berdoa” menangkap hal ini dan mendapatkan mandat dari Tuhan untuk memanggil mahasiswa-mahasiswi untuk berdiri bagi kampus-kampusnya dengan DOA. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang ke-92 pada tanggal 28 Oktober 2020, Indonesia Berdoa bersinergi bersama penggerak Campus Awakening dengan memanggil seluruh mahasiswa-mahasiswi di Indonesia yang tergerak hatinya untuk berdiri bagi kampus dan bangsa.

Campus Awakening sendiri adalah keluarga mahasiswa yang disatukan di dalam iman untuk kebangunan rohani terjadi di kampus-kampus dan kebangkitan bangsa Indonesia. Pray, Power and Testimony adalah nilai-nilai yang dihidupi. 2 Tawarikh 7:14 menjadi tema Kampus Berdoa. Kita bersepakat dengan kebenaran Firman Tuhan bahwa ketika setiap anak-anak muda mau merendahkan diri mencari Tuhan dengan segenap hati, dan menghidupi setiap kebenaran-Nya, maka pemulihan atas kampus dan bangsa akan terjadi.

Dan hari-hari ini Tuhan sedang membangkitkan generasi muda yang punya hati untuk berdiri bagi kampus-kampusnya. Ada sekitar 100 lebih mahasiswa yang bergabung dalam momen Kampus Berdoa lewat aplikasi zoom mewakili 29 kampus-kampus yang ada di Indonesia dan disiarkan langsung di Kanal You Tube Campus Awakening. Beberapa mengikuti streaming­-nya melalui You Tube.

Kampus Berdoa berlangsung selama kurang lebih tiga jam yang mulai sejak pukul 18.00 WIB. Pujian penyembahan, deklarasi kebenaran Firman Tuhan serta doa-doa semuanya dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi. Tidak berhenti sampai di situ saja, sebab sebelum kegiatan doa bersama berakhir, ada form komitmen yang di berikan. Berdasarkan data yang diterima, ada 64 mahasiswa dan mahasiswi yang mendedikasikan hidup mereka untuk berdiri bagi kampus mereka. Biarlah setiap kita makin mengasihi generasi penerus bangsa ini dan terus setia menopang mereka sampai Tuhan melawat setiap kampus yang ada di bangsa ini.

Dan umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

 

Penulis : Mona Grace Randa

Comments

https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/11/kampus-berdoa.jpg?fit=600%2C338&ssl=1https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/11/kampus-berdoa.jpg?resize=600%2C338&ssl=1Gilrandi ADPRevivalDoa kampus,Sumpah PemudaBeritaMujizat.com - Revival - Sejak dahulu peranan pemuda-pemudi selalu menjadi sorotan publik. Energi, keberanian serta tekad mereka dalam memperjuangkan sesuatu selalu mengundang perhatian dan memberi pengaruh. Di awal bulan Oktober, kita melihat banyak mahasiswa-mahasiswi yang turun di jalan-jalan dengan amarah yang bernyala-nyala tanpa memahami dengan benar perihal yang didemokan. Di...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan