Tanpa di sadari waku terus berjalan dan khususnya di masa pandemik ini kita belum tau kapan ini selesai. Tapi sebagai orang percaya, kita tahu betul bahwa semua waktu itu Tuhan yang atur dan ijinkan. Sesungguhnya timming yang tepat yang sudah Tuhan siapkan. Kita sedang menghidupi pentakosta yang baru dan era yang baru di masa pandemik ini.

Salah satu konsep dalam Kingdom Of Economy adalah Transfer Of Wealth di mana tentang kekayaaan dan uang yang Tuhan sudah janjikan bagi setiap kita.

Abraham pergi ke negeri yang Tuhan berikan padanya dan Tuhan memberkati Abraham sehingga keturunannya banyak seperti bintang di langit dan pasir di laut (blessing) (Kejadian 12:1-3).

Abraham dalam perjalanannya dia mempunyai perjanjian dengan Allah. Bahwa Tuhan akan memberikan tanah (Land), Tuhan akan memberkati dengan perjanjian dan akan memberikan benih (seed). Di dalam Kristus kita adalah keturunan Abraham yang berhak menerima berkat dan perjanjianNya sebagai warisan. Karena hidup kita dicangkokkan dalam perjanjianNya (Galatia 3:27-29).

Kerajaan surga berdasarkan kasih karunia. Yesus Kristus adalah Kasih Karunia.

Ada sistem yang diguncangkan diantaranya sistem pemerintahan, dominion, ekonomi dan sistem dunia lainnya. Kalau kita berada dalam circlenya Tuhan maka kita akan berada dalam lingkaran berkatNya Tuhan meskipun akan banyak yang tergoncangkan.

Transfer Of Wealth itu bergantung kepada yang memberi (Tuhan) dan siapa yang diberi. Semua diberikan kepada kita bukan usaha kita tapi pemberian Tuhan.

Percaya kepada Tuhan karena kita mendapat pintu masuk dan mengikat dalam perjanjian berkat (Ulangan 8:18-19).

 

Sifar-Sifat Mamon :

  1. Mamon itu tidak jujur (Lukas 16:9)
  2. Mamon itu melekat (1 Timotius 6:9)
  3. Mamon yang memperbudak (Matius 6:24).

Model Kingdom Kerajaan seperti jaman Kisah Para Rasul terdapat dalam Kis.4:32-35 di mana lingkaran kerajaan ini akan memiliki konsep bahwa kerasulan-kemiskinan-kuasa-kasih karunia-kepunyaan bersama. Kingdom Economy Principles seperti dalam Matius 6:33. Mekipun kita adalah kawanan kecil, tapi Tuhan yang pelihara (Lukas 12:32).

Transfer Of Wealth adalah sebuah pola ilahi yang muncul dalam Alkitab sebagai sebuah bentuk ekonomi kerajaan. Dan kita bisa menerapkan di hidup kita seperti di dalam Amsal 13:22 (TB) Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.

Yesaya 60:5 (TB)  Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

 

Nubuatan Yesaya 60 :

Yesaya 60:4-6 Tuhan memberi janji bahwa kekayaan bangsa-bangsa akan menjadi milik kita dan kita akan membawa emas. Kisah sejarah Transfer Kekayaan :

  • Abraham (Kejadian 12:10)
  • Ishak (Kejadian 26:1)
  • Yakub (Kejadian 31)
  • Yusuf (Kejadian 41)
  • Israel keluar dari Mesir (Keluaran 3:21)
  • Salom dan kekayaannya (1 Raja-raja 10:23-24).

 

Home Coming

1.  Urapan Koresh (Ezra 1:1-4)

Koresh adalah orang yang di gerakkan hatinya oleh Tuhan serta memiliki legalitas dan posisi.

2. Urapan Bersama( Ezra 1:5-6)

Bersama-sama membawa pulang harta kekayaan dan membangun rumah Tuhan sebagai persembahan.

3. Urapan Mitedrat (Ezra 1:7-8)

Mitedrat adalah contoh orang yang menghitung uangnya Tuhan

 

7 Prinsip Transfer Kekayaan :

  1. Model Suprantural /keuangan kerajaan
  2. Untuk Membangun Rumah Allah /Ekllesia
  3. Untuk Keadilan Sosial /Social Justice
  4. Untuk Membangun Lingkaran Kerajaan
  5. Kepemimpinan Apostolik / Apostolik Family
  6. Kepunyaan Bersama /Corporate Annointing
  7. Urapan Untuk Mengelola /Financial Annointing

Surat Paulus kepada Timotius dalam 1 Timotius 6:17-19 menasehati kita supaya mempergunakan kekayaan kita untuk diberikan serta memiliki hidup yang memberi dan membagi dan juga harta yang kita punya sebagai dasar yang baik.

Jangan ingin memperkaya untuk diri sendiri tetapi seharusnya kita memberkati Tubuh Kristus. Membangun Tubuh Kristus juga membutuhkan wealth (kekayaan).

Tuhan mencari orang yang tidak suka uang, tapi justru akan diberi uang untuk pekerjaan Tuhan.

Kiranya kita menangkap bahwa setiap kita mempunyai bagian dan hak untuk mendapatkan harta bangsa-bangsa serta kekayaan untuk pekerjaan Tuhan. Sehingga setiap kita bisa mempergunakannya tepat seperti yang di mandatkan bagi kita. Bukan untuk memperkaya diri tapi memperluas pekerjaan Tuhan. Dan pada akhirnya kita menjadi orang -orang yang berlimpah di dalamNya dan penuh dengan berkat-berkat Tuhan.


Firman Tuhan ini di sampaikan oleh Bp. Pdt. Yusuf Hanny Setiawan,SE.MBa di ibadah Live Streaming pada hari Minggu,31 Mei 2020 di Bethany El Bethel Solo Baru.

Comments

https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/06/jadi.png?fit=704%2C576&ssl=1https://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/06/jadi.png?resize=704%2C576&ssl=1Dwi NurhayatiBerita Gereja  Tanpa di sadari waku terus berjalan dan khususnya di masa pandemik ini kita belum tau kapan ini selesai. Tapi sebagai orang percaya, kita tahu betul bahwa semua waktu itu Tuhan yang atur dan ijinkan. Sesungguhnya timming yang tepat yang sudah Tuhan siapkan. Kita sedang menghidupi pentakosta yang baru dan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan