Indonesia Prayer Tower Resmi Dibuka, Awali Gerakan Doa 7×24 Jam bagi Bangsa

BeritaMujizat.com – Berita Gereja – Gerakan doa nasional resmi dimulai melalui pembukaan Indonesia Prayer Tower yang digelar pada Selasa (3/3/2026) di Wisma Doa El Betel.
Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 21.00 WIB dan menjadi penanda dimulainya penyembahan serta doa syafaat tanpa henti selama 7 hari 24 jam.
Mengusung tema “Membalikkan Keadaan: Dari yang Tidak Baik Menjadi Baik”, acara ini menjadi momentum spiritual yang dinilai strategis karena bertepatan dengan Hari Raya Purim 14 Adar 5786 dalam kalender Yahudi—sebuah perayaan yang dalam Kitab Ester melambangkan pembalikan keadaan dari ancaman menjadi kemenangan.
Respon Panggilan untuk Bangsa
Dalam pernyataannya, panitia menyampaikan bahwa gerakan ini lahir sebagai respons atas panggilan Tuhan untuk berdiri bagi Indonesia. Firman Tuhan dalam Yesaya 42:10 menjadi dasar pergerakan tersebut, yang menyerukan agar pujian dinaikkan dari pulau-pulau bagi nama Tuhan.
Yesaya 42:10 (TB) Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia dipandang memiliki panggilan khusus untuk melepaskan pujian dan doa dari berbagai wilayah sebagai satu kesatuan Tubuh Kristus.
Rangkaian Acara Pembukaan
Kegiatan pembukaan dibagi dalam dua sesi utama:
- 09.00 – 18.00 WIB | Indonesia Menyembah
Diisi dengan penyembahan, doa syafaat, dan deklarasi firman bagi pemulihan bangsa.
- 18.00 – 21.00 WIB | Indonesia Gathering
Persekutuan bersama para hamba Tuhan, pendoa, serta perwakilan gereja untuk menyatukan visi gerakan doa nasional.
Selain kehadiran secara langsung di lokasi, acara ini juga dapat diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran YouTube di kanal Indonesia Prayer Tower.
Awal Gerakan Doa Berkelanjutan
Pembukaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari komitmen penyembahan dan doa yang akan berlangsung tanpa henti. Para peserta yang hadir menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam estafet doa, sebagai bentuk kesatuan iman bagi bangsa Indonesia.
Dengan dimulainya Indonesia Prayer Tower, diharapkan lahir gelombang doa yang konsisten dan terarah, menjadi bagian dari upaya rohani untuk membawa perubahan dan pembalikan keadaan bagi Indonesia.



