Berita Gereja

Dari Perjalanan Panjang ke Lawatan Ilahi: Wind and Fire Palangkaraya 2026 Dimulai


BeritaMujizat.com – Berita Gereja – acara Wind and Fire Palangkaraya 2026. Kegiatan diawali dengan pre-gathering pada pukul 10.00 WIB yang berlangsung di GBI HOPE Palangkaraya.

Sejak pagi, suasana penuh antusiasme sudah terasa. Peserta dari berbagai daerah di Kalimantan bahkan dari luar pulau mulai berdatangan dan berkumpul. Tidak hanya dari Palangkaraya dan Kalimantan Tengah, tetapi juga dari Kalimantan Barat serta berbagai wilayah lain di Indonesia. Kehadiran mereka bukan tanpa perjuangan—beberapa harus menempuh perjalanan panjang hingga 7 jam, 12 jam, bahkan mencapai 30 jam.

Salah satu kesaksian datang dari rombongan dari Singkawang yang harus menempuh perjalanan darat hingga 30 jam menuju Palangkaraya. Keterbatasan akses penerbangan langsung antar kota di Kalimantan membuat mereka harus mengambil jalur panjang. Namun demikian, perjalanan tersebut justru menjadi mezbah penyembahan. Di sepanjang jalan, mereka menaikkan pujian dan mengalami hadirat Tuhan secara nyata, menjadi bukti bahwa kasih Tuhan nyata atas tanah Kalimantan.

Perjalanan iman ini juga tidak lepas dari berbagai tantangan. Beberapa peserta mengalami kendala seperti pecah ban mobil maupun motor di tengah perjalanan, bahkan ada yang harus berhenti di tengah hutan dan menginap di rumah warga. Ada pula peserta yang harus menghadapi situasi sulit sendirian di perjalanan. Namun semua itu tidak menyurutkan semangat mereka—justru menjadi harga yang rela dibayar demi menghadiri pertemuan ilahi ini.

Pre-gathering dimulai dengan pujian dan penyembahan yang membawa setiap hati masuk dalam kesatuan sebagai Tubuh Kristus. Dalam suasana hadirat Tuhan yang kuat, beberapa peserta mulai mengalami lawatan kasih Bapa secara pribadi, khususnya bagi tanah Kalimantan. Dengan satu hati, mereka kemudian menaikkan doa syafaat bagi pulau ini, memohon pemulihan, kebangunan, dan penggenapan rencana Tuhan.

Momen profetik juga terjadi ketika para peserta bersama-sama mendeklarasikan firman Tuhan dari Mazmur 24:7–8, sebagai tindakan membuka pintu-pintu gerbang rohani bagi Raja Kemuliaan. Tindakan simbolis dilakukan dengan menggunakan kunci sebagai lambang pembukaan, menandai iman akan terjadinya pergeseran rohani di wilayah Kalimantan.

Selain itu, firman dari Zakharia 10:8 menjadi salah satu pesan kunci dalam pertemuan ini. Ayat ini menegaskan panggilan Tuhan untuk mengumpulkan umat-Nya dan membawa mereka kembali dalam pemulihan serta kelimpahan.

Acara Wind and Fire Palangkaraya 2026 baru saja dimulai, namun api kebangunan sudah mulai terasa. Perjalanan panjang, pengorbanan, dan kesatuan hati menjadi tanda bahwa Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang besar di Kalimantan—membangkitkan umat-Nya untuk berdiri, bersatu, dan menjadi terang bagi bangsa.

Comments

Related Articles

Back to top button