RenunganSpiritualitas

Bukan Cepat, Tapi Tepat : Keindahan dalam Waktu Tuhan


BeritaMujizat.com – Renungan – Roh Kudus sering mengingatkan sebuah kebenaran sederhana namun dalam: “Bukan kecepatan, tetapi ketepatan.”

Di dalam Pengkhotbah 3:11 tertulis, “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.” Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah terburu-buru. Ketika sesuatu terasa lambat dalam hidup kita, sering kali bukan karena Tuhan diam, melainkan karena Ia sedang bekerja lebih dalam dari yang kita lihat.

Tuhan lebih peduli pada pembentukan daripada sekadar percepatan. Sebab sesuatu yang dibangun dengan cepat tanpa fondasi akan mudah runtuh, tetapi sesuatu yang dibentuk dalam waktu Tuhan akan kokoh menghadapi musim apa pun.

Proses Tuhan Tidak Pernah Sia-sia

Lihatlah Abraham dalam Kejadian 16–21. Ketika janji terasa lama, ia mencoba mempercepatnya melalui Hagar. Hasilnya memang cepat, tetapi tidak tepat. Namun ketika waktu Tuhan tiba, Kejadian 21:1 mencatat bahwa Tuhan melakukan tepat seperti yang dijanjikan-Nya.

Penantian itu bukan waktu yang terbuang—itu adalah waktu pembentukan iman. Setiap tahun penantian mengikis keraguan, memurnikan motivasi, dan menyiapkan hati untuk menerima janji tanpa kesombongan.

Padang Gurun adalah Sekolah Karakter

Daud juga mengalami hal yang sama. Ia diurapi dalam 1 Samuel 16, tetapi takhta tidak langsung diberikan. Tahun-tahun di padang gurun bukanlah keterlambatan; itu adalah sekolah karakter.

Ketika Daud menolak membunuh Saul (1 Samuel 24), ia sedang membuktikan bahwa ia lebih mencintai ketepatan Tuhan daripada kecepatan takdirnya.

Padang gurun membentuk integritasnya, menajamkan penyembahannya, dan mematangkan kepemimpinannya. Tanpa proses itu, takhta justru bisa menghancurkannya.

Tuhan Sedang Memperdalam, Bukan Memperlambat

Sering kali kita berdoa agar Tuhan mempercepat, tetapi Tuhan justru sedang memperdalam. Kita meminta hasil, tetapi Tuhan sedang membentuk hati.

Roma 5:3–4 mengajarkan bahwa penderitaan menimbulkan ketekunan, ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Jadi ketika hidup terasa lambat, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan tidak bekerja. Justru di musim yang tampak sunyi itulah Tuhan sedang:

  • Mengukir karakter
  • Menguatkan akar
  • Menyelaraskan langkah kita dengan kehendak-Nya

Dalam Kerajaan Allah, lambat di tangan Tuhan jauh lebih aman daripada cepat di luar kehendak-Nya.

Karena pada akhirnya, bukan seberapa cepat kita sampai, tetapi apakah kita tiba tepat di waktu dan rencana Tuhan.

Penulis : pdt. Henry Setiawan, S.Miss, M.Th

Comments

Related Articles

Back to top button