bung karno

BeritaMujizat.com – Poleksosbud – Natal tahun ini terasa begitu spesial karena natal tahun ini menjadi perhatian seluruh masyarakat yang terus dibicarakan hingga saat ini. Mulai dari wacana natal di Monas, hingga femonema tidak mengucapkan selamat natal menjadi perhatian utama masyarakat.

Meskipun natal tahun ini dapat berjalan lancar dan damai di semua tempat, namun gesekan antar masyarakat terutama di media sosial justru semakin meningkat. Hal ini tentu tidak dapat dilepaskan dari memanasnya konflik Israel dan Palestina yang saat ini sedang terjadi.

Baca juga :Mengapa Natal Menakutkan?

Disamping polemik yang sedang terjadi sesungguhnya ada kado natal terindah yang Tuhan siapkan untuk kita semua bahkan seluruh bangsa. Kado tersebuat adalah Indonesia. Jika kita masih dapat melihat dengan waras, kita seharusnya bersyukur menjadi orang Indonesia.

Di tengah isu konflik antar agama yang terus memanas, kita dapat menemukan dengan mudah kerjasama antar masyarakat yang berbeda keyakinan. Di tengah isu miring yang menerpa natal, ada beberapa kelompok masyarakat yang beragama Islam turut menjaga dan mengamankan Natal (sumber berita).

Hal ini tentu akan sulit ditemui di negara lain. Negara-negara lain bahkan harus mengalami perang saudara yang sangat memilukan yang diakibatkan oleh konflik antar agama. Jika kita kembali melihat sejarah bagaimana Indonesia terbentuk, bangsa ini terbentuk dari perjuangan terhadap sebuah harapan oleh masyarakat yang tertindas penjajahan.

Meskipun di awal kemerdekaan sempat terjadi pergolakan yang lagi-lagi dilatar belakangi agama. Akan tetapi kerinduan untuk membangun negara yang besar dan bermatabat mengalahkan pendangan sempit terhadap agama yang seringkali menjadi sember konflik.

Kita saat ini menikmati betul perjuangan yang telah bapak-bapak bangsa ini lakukan. Ini adalah kado natal untuk kita semua, agar kita semakin kuat menghadapi tantangan nyata yang sudah menghadang. Kedepan kita mungkin akan menghadapi situasi konflik dan gesekan antar agama yang lebih parah.

Baca juga : Penjara Ahok, Pesan Profetis Natal 2017

Namun kita sudah modal dan dasar untuk tetap menjadi umat yang waras yang tidak mudah terjebak hasutan-hasutan menyesatkan. Bukan hanya sebatas menghindari konflik, Keindonesiaan yang berdasarkan nilai ketuhanan adalah kekuatan kita untuk menjalin persaudaraan dengan umat agama lain.

Koflik antar agama menjadi pemikiran yang gila jika kita tau benar esensi nasiolisme yang benar. Sikap Nasionalisme Kristen adalah amanat agung dan dasar kita bersama Nasiolisme dari agama yang lainnya menjaga Indonesia. Bahkan bukan saja sebagai alasan dan bentuk dukungan kemanusiaan, akan tetapi menjadi bentuk wujud nyata iman kita Tuhan Yesus.

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

http://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2017/12/bung-karno-saat-membacakan-teks-proklamasi_20150818_162602-e1514266266405.jpg?fit=500%2C281http://i1.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2017/12/bung-karno-saat-membacakan-teks-proklamasi_20150818_162602-e1514266266405.jpg?resize=500%2C281Gilrandi ADPMandat BudayaPoleksosbudindonesia,Kado NAtal,NatalBeritaMujizat.com - Poleksosbud - Natal tahun ini terasa begitu spesial karena natal tahun ini menjadi perhatian seluruh masyarakat yang terus dibicarakan hingga saat ini. Mulai dari wacana natal di Monas, hingga femonema tidak mengucapkan selamat natal menjadi perhatian utama masyarakat. Meskipun natal tahun ini dapat berjalan lancar dan damai di semua...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan