regression-1024x768

BeritaMujizat.com – Revival – “Jangan ngomong Tuhan disini! ini kan tempat kerja!, kalo mau ngomong tentang Tuhan di Gereja Saja!”. Kata-kata tersebut sering kita dengar ketika sedang ada ditempat kerja atau pada waktu menjalani kehidupan sehari-hari. Apalagi dijaman postmodern seperti ini, dimana ada pemisahan kehidupan rohani dan kehidupan sekuler. membicarakan Tuhan seakan menjadi hal yang kurang begitu menarik dan bahkan tabu dilakukan ditempat umum.

Disisi lain, Ibadah di Gereja terasa menjadi hal yang sangat berat. Bahkan tidak ada passion untuk membicarakan atau berbagi tentang Tuhan. Hubungan yang kaku antar jemaat, kotbah yang biasa, tata cara ibadah yang telah menjadi rutinitas, mengakibatkan “ketidaknyamanan” untuk mengenal Tuhan lebih.

Hal ini mengakibatkan Gereja Tuhan kurang memiliki otoritas untuk mengerjakan sebuah transformasi sosial. Bukan karena kekurangan uang, atau bukan karena kekurangan sumber daya yang lain, akan tetapi Banyak orang kehilangan makna dari Kasih Karunia Tuhan.

Kasih karunia merupakan alasan untuk duduk diam mencari pribadiNya dalam setiap ibadah. Kasih Karunia Tuhan juga merupakan alasan yang kuat untuk berbagi kebaikan Tuhan didalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam Marketplace.

Roh agamami, mamon, perpecahan bekerja dengan berbagai cara untuk mengacaukan hubungan Tuhan dan umatNYA, Gereja Tuhan dan Marketplace. Membangun sebuah tembok yang sangat tebal yang membuat orang kristen kelihangan arti kasih karunia Kristus didalam hidupnya.

Akan tetapi sesungguhnya kondisi tersebut tidak menghalangi Cerita Tuhan untuk menyatakan kasihNya atas manusia. Ditengah carut marutnya kondisi Gereja Tuhan dan kondisi apapun, Tuhan tidak pernah berhenti menunjukan kasihNya pada manusia. Melalui berbagai cara yang diluar pemikiran manusia Tuhan nyatakan kasihNya.

Api kebangunan rohani, yang dimulai dari orang-orang yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan menghancurkan tembok pemisah antara Tuhan dan umatNya, Gereja Tuhan dan Marketplace. Dimulai dari Pewahyuan yang kemudian melahirkan ide-ide dan pandangan baru yang kemudian merubah perdaban manusia.

Pandangan baru tentang bangsa dan negara, pandangan baru tentang keadilan sosial, dan pandangan baru tentang tentang apapun yang menyangkut kehidupan umat manusia (marketplace), akan terus muncul dari orang-orang yang mendapatkan kasih karuniaNya. Karena sejatinya tidak yang dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan.

Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, yang diatas, maupun yang dibawah, ataupun sesuatu yang mahluk yang lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Roma : 38-39).

Sejarah akan terus mencatat bahwa pernyataan kasih karunia Tuhan tidak dapat dihentikan oleh apapun. Tembok penghalang yang dibangun oleh roh agamawi, mamon, dan perpecahan akan dihancurkan oleh pernyataan kasihNya melalui api kebangunan rohani.

 

Penulis  : Gilrandi ADP
Sumber : IKRI (Institut Karimastik Reformasi Indonesia)

 

 

Comments

http://i2.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/08/regression-1024x768.jpg?fit=1024%2C768http://i2.wp.com/beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/08/regression-1024x768.jpg?resize=1000%2C768Gilrandi ADPRevivalapi kebangunan rohani,gereja tuhan,marketplace,tembok pemisahBeritaMujizat.com - Revival - 'Jangan ngomong Tuhan disini! ini kan tempat kerja!, kalo mau ngomong tentang Tuhan di Gereja Saja!'. Kata-kata tersebut sering kita dengar ketika sedang ada ditempat kerja atau pada waktu menjalani kehidupan sehari-hari. Apalagi dijaman postmodern seperti ini, dimana ada pemisahan kehidupan rohani dan kehidupan sekuler. membicarakan Tuhan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan